Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN LOKASI DAN SITE PLAN SENTRA KULINER : STRATEGI UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN KULINER Nugroho, Yoga Eko Achmad; Alfarizi, Hanifan Ardhi; Bastyan, Roy; Wardana, Bagus Kusuma; Faustina, Evelyn; Janatin, Dwi; Rosmalena, Khansa Khalila; Fitriani, Veni; Terawati, Gita; Prasetyo, Alfit Budi; Felisya, Radhika Fara
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v4i2.389

Abstract

Penataan ruang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan fungsional bagi aktivitas manusia. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan merancang site plan Sentra Kuliner di Desa Bumiroso, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa ini dikenal sebagai sentra produksi tahu dan tempe, namun masih menghadapi permasalahan penataan kawasan, khususnya di sepanjang jalan utama yang sering digunakan oleh pedagang kaki lima. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan dan menurunkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, meliputi tahapan sosialisasi, observasi lapangan, pemetaan lokasi, dan perancangan desain menggunakan software AutoCAD dan SketchUp. Hasil program berupa gambar kerja 2D dan 3D, mencakup site plan di Dusun Bumiroso dan Siwatu, serta desain elemen pendukung seperti gazebo, stand makanan, meja, dan kursi. Rancangan kawasan kuliner ini mempertimbangkan aspek fungsional, estetika, serta potensi ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM setempat, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik desa sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Hasil ini menjadi langkah awal menuju pengembangan kawasan yang berkelanjutan.
Enhancing Young Agripreneurs’ Capacity: Shaping a Sustainable Generation of Horticultural Farmers Purnomo, Sodik Dwi; Sundari, Sri; Adhitya, Bagus; Suseno, Toni; Prasetyo, Alfit Budi
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i1.899

Abstract

This study examines the determinants of young agripreneur capacity in the horticultural sector of Purbalingga Regency, emphasising the moderating role of climate change—an aspect rarely integrated into previous studies that predominantly focus on the direct determinants of young farmers’ capacity. Using a Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach, this study analyzes the effects of farmer characteristics, external support, and the role of extension agents within a moderated structural framework. Data were collected from 100 young horticultural farmers in the villages of Kutabawa and Serang using purposive sampling. The results show that farmer characteristics (? = 0.267; p = 0.039), external support (? = 0.298; p = 0.009), and the role of extension agents (? = 0.261; p = 0.014) have positive and significant effects on agripreneur capacity, with the model explaining 46.1% of the variance (R² = 0.461). Climate change does not have a direct effect (? = 0.107; p = 0.269), but it significantly moderates the relationship between farmer characteristics and agripreneur capacity (? = 0.245; p = 0.044). However, it does not moderate the influence of external support (? = -0.189; p = 0.065) or the role of extension agents (? = 0.034; p = 0.740). These findings demonstrate that climate change functions as a conditional strengthening factor for individual-based capacity rather than as an institutional support mechanism. The study highlights that strengthening young agripreneur capacity requires prioritizing farmer characteristics, improving the effectiveness of external support, and enhancing adaptive extension services aligned with climate challenges. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 8 (Economic Growth)SDG 13 (Climate Action)SDG 2 (Zero Hunger)SDG 17 (Partnerships)