Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM DETEKSI PENYAKIT KULIT BERDASARKAN GEJALA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Aqsan, La Ode Pali; Sida Toruntju, Farras
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 3 (2025): JATI Vol. 9 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i3.13650

Abstract

Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum di negara tropis seperti Indonesia, dengan perubahan suhu dan kelembaban yang menyebabkan pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit. Keterbatasan akses terhadap dokter spesialis kulit menyebabkan perlunya alat bantu diagnosis yang efisien dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi penyakit kulit berdasarkan gejala menggunakan metode forward chaining untuk memfasilitasi diagnosis awal yang cepat dan akurat. Sistem pakar dengan metode forward chaining diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Python. Data gejala dan penyakit kulit dikumpulkan dari sumber medis terpercaya. Sistem dirancang untuk memproses gejala yang diinputkan pengguna dan menyebarkannya melalui aturan inferensi untuk mendiagnosis jenis penyakit kulit. Pengujian dilakukan dengan 36 kasus berbeda untuk menguji keakuratan sistem. Sistem berhasil mendiagnosis 36 dari 36 kasus uji dengan benar, menghasilkan akurasi 100%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan forward chaining efektif dalam identifikasi penyakit kulit berdasarkan kombinasi gejala yang diderita. Sistem juga mampu memberikan rekomendasi pengobatan yang sesuai untuk setiap diagnosis. Sistem deteksi penyakit kulit dengan metode forward chaining terbukti mampu memberikan diagnosis yang akurat dan dapat menjadi alat bantu yang berguna untuk mendeteksi awal penyakit kulit. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi deteksi penyakit kulit yang dapat mendukung pengobatan tepat waktu
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN LARAVEL DI BAPPEDA KOTA KENDARI Anugrah Ma'Arif, Andi; Sida Toruntju, Farras; Fadillah, Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.5169

Abstract

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kendari memiliki peran strategis dalam menyusun dan mengoordinasikan perencanaan pembangunan daerah. Namun, belum tersedianya media digital resmi menyebabkan rendahnya akses masyarakat terhadap informasi perencanaan, yang berdampak pada minimnya partisipasi publik dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi perencanaan pembangunan daerah berbasis web guna meningkatkan aksesibilitas dan keterbukaan informasi publik. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, melalui tahapan studi literatur, observasi, wawancara, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian menggunakan metode black box. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel berbasis arsitektur MVC, database MySQL, dan antarmuka Blade dan Bootstrap. Hasil implementasi menunjukkan bahwa website BAPPEDA Kota Kendari mampu menyajikan informasi secara terstruktur melalui menu beranda, tentang (struktur organisasi serta tugas dan fungsi), berita, dan dokumen pembangunan, serta menyediakan fitur manajemen konten yang memudahkan admin dalam memperbarui informasi. Sintesis temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi berbasis web dapat meningkatkan efisiensi penyebaran informasi, memperkuat akuntabilitas pemerintah, serta mendukung prinsip good governance. Kesimpulannya, sistem ini memberikan kontribusi signifikan terhadap transformasi digital pelayanan publik dan menjadi fondasi penting dalam mendukung partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah. Meskipun demikian, sistem masih memiliki keterbatasan seperti belum terintegrasinya fitur interaktif dan data real-time, sehingga pengembangan lanjutan disarankan untuk menambah dashboard analitik dan integrasi data spasial guna meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.