Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Moderat dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Desa Laban Menganti Gresik Setyawati, Nur Rahayu; Muizzuddin, Muhammad
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7257

Abstract

The concept of religious moderation is an attitude that places diversity as a shared wealth and prioritizes dialogue and harmonious values ​​in social interaction. Moderate Islamic religious education emphasizes the internalization of inclusive, tolerant, and non-exclusive Islamic values ​​so as to encourage the formation of a harmonious and peaceful society. This is very relevant in facing increasingly complex social dynamics in the era of globalization and unlimited information flow. This study aims to describe the process of internalization of moderate Islamic religious education values ​​in building harmony in the Laban Menganti Gresik village community, as well as to analyze the values ​​of moderate Islamic religious education in building harmony in the Laban Menganti Gresik village community. This study is a qualitative research using a case study approach. The data analysis used is the Miles and Huberman model combined with data triangulation. The results of the study indicate that the process of internalizing the values ​​of moderate Islamic religious education in building harmony in the Laban Menganti Gresik village community occurs through several gradual processes consisting of the stages of value transformation, value transactions, and value transinternalization. While the values ​​of moderate Islamic religious education in building harmony in the Laban village community consist of several values, namely: At-Ta'aruf, Tasamuh, tawazun, tawasuth, I'tidal, musyawah, syura. Scientifically, this research can contribute to a broader understanding of tolerance in religion to create harmony, encourage more harmonious relationships, prevent radicalism, and violence in the name of religion
Implikasi Aliran Filsafat Pendidikan Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Muizzuddin, Muhammad; Fauziyah Naflah, Iza; Kholifatur Rohmah , Nur
At-Tarbiyah Jurnal Pendidikan,Kebudayaan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2023): At-Tarbiyah, Vol 5 (1) Juni 2023
Publisher : Indonesia society of applied science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Fenomena pendidikan islam yang dituangkan dalam berbagai jenis dan bentuk yang telah lama berkembang di masyarakat memiliki landasan filosofi yang kokoh. Berfilsafat juga bisa dikemukakan sebagai pola fikir tentang sesuatu secara kritis hingga ke akar masalah demi mendapatkan kebenaran. Dan sejatinya filsafat merupakan pembelajran terkait hakikat kebenaran dan keberadaan sesuatu hingga terkait perilaku benar / buruk seseorang. Dengan adanya Aliran filsafat dalam pendidikan islam maka dapat berimplikasi pada pengembangan kurikulum pendidikan islam dengan memunculkan inovasi-inovasi baru terkait pengembangan kurikulum. Karena adanya aliran filsafat dalam pendidikan islam juga mampu menyelesaikan problematika yang ada di bidang pendidikan.