Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Pengenalan Bahaya Narkoba Melalui Sosialisasi Sebagai Bentuk Pencegahan Pada Generasi Muda Di Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat Anita Khairunnisa; Muhammad Fery Prayoga; Rista Ramadhani; Yunda Ramadani
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The young generation is one part of the Indonesian nation and state. The young generation is the successor to the nation's ideals, the better the quality of the young generation, the better the quality of a nation. Drug abuse is not a condition that is carried since birth, but is caused by association, environment and limited knowledge about the dangers of drugs are one of the factors causing teenagers to consume drugs. The increasing drug abuse has given rise to the urge to carry out socialization activities for the young generation in Tekuk Village, Secanggang District, Langkat Regency. The method used in this activity is the socialization method by providing material using the lecture method, providing an explanation of drug prevention for the young generation and questions and answers. The purpose of this socialization is to provide education and introduction regarding the significant negative impacts on the physical and mental health of the young generation due to drugs.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MIS TPI SEI BAMBAN KABUPATEN LANGKAT Muhammad Fery Prayoga
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pramuka, menganalisis peran guru dalam membentuk kedisiplinan siswa, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi di MIS TPI Sei Bamban Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan desktriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru wali kelas VI sekaligus pendamping kegiatan pramuka, kakak pembina dan siswa kleas IV –VI yang mengikuti kegiatan pramuka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pramuka dilaksanakan rutin setiap Sabtu sore dengan materi terstruktur seperti pengenalan sandi-sandi, baris-baris, latihan upacara, kegiatan praktik lapangan serta penanaman nilai kedisiplinan, kerja sama dan tanggung jawab. Kehadiran guru secara konsisten meningkatkan kedisiplinan siswa dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab terhadap tugas.. Guru berperan sebagai pendamping, motivator, teladan, pembimbing dan evaluator. Kehadiran guru secara konsisten meningkatkan kedisiplinan siswa dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab terhadap tugas. Hambatan yang ditemukan yaitu rendahnya motivasi dan kesadaran siswa, kurangnya dukungan orang tua dan pengaruh teman sebaya. Upaya guru mengatasi hambatan tersebut dengan cara pemberian motivasi, penguatan aturan, dan kerja sama dengan orang tua, sekolah dan kakak pembina.Kesimpulannya, keterlibatan aktif guru dalam kegiatan pramuka sangat penting terhadap pembentukan kedisiplinan siswa.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI IPAS DI KELAS IV MIS MAURA EL-MUMTAZ BINJAI SELATAN Muhammad Fery Prayoga
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Cahaya Madrasah
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan  implementasi media pembelajaran digital  dalam meningkatkan pemahaman materi IPAS pada siswa kelas IV MIS Maura El-Mumtaz Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan fokus siswa, serta memperkuat pemahaman konsep. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana seperti laptop, proyektor, dan jaringan internet, kompetensi guru, serta tingginya antusiasme siswa. Faktor penghambat mencakup keterbatasan perangkat, jaringan internet yang tidak stabil, dan alokasi waktu pembelajaran yang terbatas. Peningkatan hasil belajar terlihat dari kenaikan nilai rata-rata siswa dari 68 menjadi 80 setelah penerapan media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa media digital merupakan inovasi penting dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan aktivitas, motivasi, dan hasil belajar siswa.