Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lalla Tiara Dinta Analisis Harga Pupuk dan Harga Pestisida terhadap Besarnya Biaya Usahatani Jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan lalla tiara dinta
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.363

Abstract

Salah satu komoditi pertanian yang banyak diusahakan di Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan adalah jagung. Adanya perbedaan harga pupuk dan pestisida di setiap petani akan berhubungan dengan besarnya biaya usahatani jagung. Tujuan penelitian ini untuk 1) menganalisis besarnya biaya yang dikeluarkan petani pada usahatani jagung, 2) mengetahui harga pupuk dan harga pestisida yang yang diterima oleh petani jagung, 3) menganalisis hubungan harga pupuk dan harga pestisida terhadap besarnya biaya usahatani Jagung (Zea Mays L.). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis biaya dan analisis rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya usahatani jagung sebesar 3.638.034/Ut. Rata-rata harga pupuk urea adalah Rp 2.282 per kg, harga pupuk TSP Rp 2.739 per kg dan harga pupuk NPK Rp 13.423 per kg. Pestisida yang digunakan petani adalah pestisida supremo adalah 75.000 per liter. Hasil uji statistik menunjukkan harga pupuk urea memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap besarnya biaya usahatani jagung, harga pupuk TSP memiliki hubungan yang kuat terhadap besarnya biaya usahatani jagung dan harga pupuk NPK memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap besarnya biaya usahatani jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Harga pestisida supremo memiliki hubungan yang kuat terhadap besarnya biaya usahatani jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan.
The Analisis Harga Pupuk dan Harga Pestisida terhadap Besarnya Biaya Usahatani Jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan lalla tiara dinta
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.371

Abstract

Jagung adalah salah satu produk pertanian yang paling banyak ditanam di Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis jumlah biaya yang dikeluarkan petani jagung, 2) mengetahui harga pupuk dan pestisida yang diterima petani jagung, dan 3) menganalisis hubungan antara harga pupuk dan pestisida dan jumlah biaya usahatani jagung (Zea Mays L.). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan analisis biaya dan analisis rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata total biaya yang harus dikeluarkan oleh petani jagung yakni sebesar Rp 3.618.70,20 rupiah setiap musim tanam. Pupuk urea digunakan sebanyak 137,16/Ut, dengan harga rata-rata Rp2.282 per kilogram; pupuk TSP digunakan sebesar 76,69/Ut, dengan harga rata-rata Rp2.739 per kilogram; dan pupuk NPK digunakan sebanyak 8,57/Ut, dengan harga rata-rata Rp13.423 per kilogram. jenis pestisida herbisida Supremo adalah yang paling banyak digunakan, dengan harga rata-rata Rp 7.500 per liter dan biaya petani sebesar Rp 176.670/Ut untuk jenis pestisida ini. Harga pupuk urea pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa rs sebesar 0,170 dan nilai thitung (-0.2189) <ttabel (1.688) sehingga hal menunjukkan harga pupuk urea memiliki hubungan yang lemah pada total biaya usahatani jagung. harga pupuk TSP mempunyai bahwa rs sebesar 0,482 dan nilai t-hitung (2.885) > t-tabel (1.688) sehingga variabel pupuk TSP berhubungan yang kuat terhadap biaya total usahatani jagung. harga NPK berdasarkan pengujian t membuktikan jika nilai rs sebesar 0,127 dan t-hitung (-1.642) <ttabel (1.688) (maka harga pupuk NPK memberi hubungan yang lemah pada total biaya hatani jagung. Harga pestisida (supremo) pada total biaya adalah 0.424, dan t-hitung (2.114) t-tabel (1.688) artinya memiliki hubungan kuat harga pestisida terhadap biaya produksi total biaya usahatani jagung di Desa Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan.