p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manaj
Bobbyindunisy, Bobby Rachman Santoso
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Dakwah Berbasis Recharging Iman: Studi Tokoh Gus Sauqi Dalam Membina Spiritual Keberagamaan Mad’u Di Tulungagung Bobbyindunisy, Bobby Rachman Santoso
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2358

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui konsep manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi dalam proses membina keberagamaan mad’u di Tulungagung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sumber data dalam penelitian ini dapat dibagi menjadi dua jenis, sumber data primer (Primary Resources) dan sumber data skunder (Secondary Recources) penelitian ini dilakukan di kabupaten Tulungagung. Gus Sauqi sebagai subjek penelitian dan melibatkan orang-orang yang mengetahui kegiatan dakwah yang dilakukan Gus Sauqi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan (snowball sampling) guna memperoleh data yang valid. Fokus penelitian adalah mengemukakan konsep manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi dalam kegiatan dakwahnya, mengetahui isi kandungan meteri dakwah yang disampaikan, dan mengetahui dampak setelah mengikuti proses manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa manajemen dakwah berbasis peningkatan iman dilakukan Gus Sauqi secara perlahan bisa meningkatkan kualitas keimanan pada mad’u karena menggunakan dengan metode eksklusif dan pendekatan spiritual yang mendalam, disertai dengan menggunakan pesan dakwah berupa amaliyah-amaliyah dzikir, penguatan niat, dengan dibalut dalam bingkai thoriqoh yang di dalamnya mengandung pesan akidah, tauhid, dan akhlak, dan berdampak pada kualitas iman para mad’u yang semakin meningkat.
Manajemen Dakwah Berbasis Recharging Iman: Studi Tokoh Gus Sauqi Dalam Membina Spiritual Keberagamaan Mad’u Di Tulungagung Bobbyindunisy, Bobby Rachman Santoso
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2358

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui konsep manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi dalam proses membina keberagamaan mad’u di Tulungagung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sumber data dalam penelitian ini dapat dibagi menjadi dua jenis, sumber data primer (Primary Resources) dan sumber data skunder (Secondary Recources) penelitian ini dilakukan di kabupaten Tulungagung. Gus Sauqi sebagai subjek penelitian dan melibatkan orang-orang yang mengetahui kegiatan dakwah yang dilakukan Gus Sauqi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga tahapan (snowball sampling) guna memperoleh data yang valid. Fokus penelitian adalah mengemukakan konsep manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi dalam kegiatan dakwahnya, mengetahui isi kandungan meteri dakwah yang disampaikan, dan mengetahui dampak setelah mengikuti proses manajemen dakwah berbasis peningkatan iman yang dilakukan Gus Sauqi. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa manajemen dakwah berbasis peningkatan iman dilakukan Gus Sauqi secara perlahan bisa meningkatkan kualitas keimanan pada mad’u karena menggunakan dengan metode eksklusif dan pendekatan spiritual yang mendalam, disertai dengan menggunakan pesan dakwah berupa amaliyah-amaliyah dzikir, penguatan niat, dengan dibalut dalam bingkai thoriqoh yang di dalamnya mengandung pesan akidah, tauhid, dan akhlak, dan berdampak pada kualitas iman para mad’u yang semakin meningkat.