Sadrazaki, Mikail Soroush
UIN Siber Syekh Nurjati, Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Pemikiran Ibn Miskawaih mengenai Etika dalam Naskah Sunda Sanghyang Siksa Kandang Karesian Sadrazaki, Mikail Soroush; Asmuni, Ahmad; Mustafa, Mutakhirani
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v11i1.20897

Abstract

Perdebatan mengenai hubungan antara budaya dan agama masih menjadi topik yang terus bergulir. Budaya kerap dipandang sebagai warisan lokal yang bersifat profan, sementara agama ditempatkan dalam posisi sakral dan mutlak. Pandangan dikotomik ini memicu ketegangan, terutama ketika praktik budaya dianggap bertentangan dengan nilai-nilai religius. Akibatnya, tidak jarang budaya lokal mengalami penolakan, pelarangan, bahkan penghapusan atas nama “pemurnian agama”. Ibn Miskawaih memberikan kerangka etika yang logis dan metodis untuk memahami pembentukan moralitas manusia. Di sisi lain, naskah Sunda kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian juga memuat ajaran etika yang mencakup pengendalian diri, keseimbangan hidup, dan perilaku moral dalam konteks tradisi intelektual Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keterkaitan antara teori etika Ibn Miskawaih dengan prinsip-prinsip moral dalam naskah tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif-komparatif, penelitian ini menemukan bahwa kedua sumber ajaran tersebut memiliki kesamaan dalam menekankan pentingnya pembentukan karakter manusia yang berakhlak baik dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa etika tidak hanya bersifat teologis, melainkan juga kontekstual dan praktis dalam kehidupan sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pemikiran lintas budaya sebagai pendekatan baru dalam kajian etika di Indonesia.