Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etnomatematika Budaya Bugis: Inovasi Pembelajaran Matematika pada Burasa' Rusli, Fitriani; Azmidar
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol 2 No 1 (2023): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v2i1.5077

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam budaya dan tersebar dari Sabang hingga Merauke. Dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, peran dan fungsi dari budaya ini sangat penting utamanya dalam proses pendidikan. Pendidikan merupakan proses kebudayaan, sebab proses pendidikan terjadi dalam konteks kebudayaan yang menjadikan kedua hal ini sangat berkaitan satu sama lain. Keterkaitan antara pendidikan dan kebudayaan memang sangat mempengaruhi perkembangan zaman, dimana pendidikan yang selalu berubah sesuai dengan perkembangan kebudayaan. Hal ini dikarenakan pendidikan yang sifatnya reflektif sehingga dalam pendidikan berlangsung proses transfer nilai-nilai kebudayaan. Setiap proses pendidikan berpotensi menjadikan manusia memahami kebudayaan dan menjadi manusia yang berbudaya, maka pendidikan dan kebudayaan itu saling terkait. Budaya juga mengarahkan manusia hidup dengan mematuhi aturan serta norma-norma kehidupan yang berlaku sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalankan kehidupan. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi konsep matematika pada makanan khas Bugis yaitu Burasa. Pendekatan etnografi sebagai metode kualitatif digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada makanan Burasa terdapat konsep matematika yang sangat berguna dalam pembelajatran matematika, khususnya pada sifat-sifat bangun datar.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENANGANAN DIARE PADA ANAK Rusli, Fitriani; Baharuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i2.557

Abstract

Diare adalah suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja, yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi lebih dari biasanya, tiga kali atau lebih dalam sehari atau penyakit terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses dari frekuensi buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap penanganan diare pada anak diwilayah kerja Puskesmas Salo Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakanInsidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak47 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert dan guttmen, pengolahan data menggunakan SPSS versi 22. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square (p<0,05). Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap penanganan diare pada anak dengan nilai p=0,019, ada hubungan antara sikap ibu terrhadap penanganan diare pada anak dengan nilai p=0,019. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap penanganan diare pada anak di wilayah kerja Puskesmas Salo Kabupaten Pinrang.
Rasionalitas Penggunaan Tablet Tambah Darah pada Remaja untuk Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kadatua Timur Hamzah, Hasty; Rusli, Fitriani; Rurwanti, Ratih; Ilham, Sitti Alfyanita
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2077

Abstract

Efforts have been made by the Kadatua Timur Health Center to implement stunting prevention by providing iron tablets to young girls in 5 villages within the local health center's working area. A study was conducted to assess the rationality of providing and using iron tablets, taking into account variables such as the right patient, right diagnosis, right drug selection, right dose, right method of use, and right interval. The study involved structured interviews with 22 female adolescent respondents and 3 health workers. The data obtained confirmed that iron tablets were provided rationally to female adolescent patients aged 12-18 years, with the right diagnosis and without thalassemia, the right drug selection and dose (ferrous fumarate equivalent to Fe 60 mg, folic acid 0.4 mg), the right method of use, and the right interval of use (once a week). Based on these findings, it was concluded that the Kadatua Timur PKM has provided iron tablets rationally according to existing policies.