Latupono, Sania Alikha Rahmadira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGABAIAN DARI AYAH DENGAN FEAR OF INTIMACY PADA HUBUNGAN ROMANTIS PEREMPUAN DEWASA AWAL Latupono, Sania Alikha Rahmadira; Tiatri, Sri
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i4.8196

Abstract

ABSTRACT Early adulthood is a developmental stage marked by the formation of more stable romantic relationships; however, many young women continue to experience discomfort with emotional closeness, known as fear of intimacy. One contributing factor to this condition may be experiences of paternal neglect. This study aims to examine the relationship between paternal neglect and fear of intimacy among early adult women. The research method used in this study is a non-experimental quantitative approach. A total of 136 participants aged 18 to 25 took part in an online survey using purposive sampling. The instruments used were the Multidimensional Neglectful Behavior Scale, Form AS: Adolescent and Adult-Recall, Short Version and the Fear of Intimacy Scale. Data were analyzed using Spearman’s rho correlation and the Kruskal-Wallis test. The results showed a positive and significant relationship between paternal neglect and fear of intimacy (r = .652, p < .001), indicating that higher levels of paternal neglect are associated with higher levels of fear of intimacy. Additionally, romantic relationship status did not significantly differentiate either variable. These findings highlight the crucial role of fathers in emotional and attachment development and demonstrate that experiences of neglect may have long-term effects on young women's ability to form secure intimate relationships. ABSTRAK Dewasa awal merupakan fase ketika individu mulai membentuk hubungan romantis yang lebih stabil, namun sebagian perempuan masih mengalami ketidaknyamanan terhadap kedekatan emosional atau fear of intimacy. Salah satu faktor yang berpotensi mempengaruhi kondisi tersebut adalah pengalaman pengabaian dari ayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengabaian dari ayah dan fear of intimacy pada perempuan dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif non-eksperimental. Sebanyak 136 partisipan berusia 18 sampai dengan 25 tahun mengikuti penelitian ini melalui pengisian kuesioner daring menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Neglectful Behavior Scale, Form AS: Adolescent and Adult-Recall, Short Version dan Fear of Intimacy Scale. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho dan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pengabaian dari ayah dan fear of intimacy (r = .652, p < .001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengabaian dari Ayah, semakin tinggi pula fear of intimacy pada partisipan. Sementara itu, status hubungan romantis tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada kedua variabel. Temuan ini menegaskan pentingnya peran Ayah dalam perkembangan emosional dan kelekatan, serta menunjukkan bahwa pengalaman pengabaian memiliki dampak jangka panjang terhadap kemampuan perempuan dewasa awal dalam membangun hubungan intim yang aman.