Putri, Silvi Aulia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN BERBASIS KEBUTUHAN DALAM PENINGKATAN KAPASITAS PEMASARAN DIGITAL UMKM NAMIRA BAKERY Putri, Silvi Aulia; Saputri, Ganda Wahyu; Sari, Galuh Pravita; Fatimah, Sayyidatina; Saputra, Dimas Frendi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37226

Abstract

Abstrak: Keterbatasan literasi digital serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dan marketplace menjadi permasalahan utama yang dihadapi UMKM Namira Bakery, sehingga berdampak pada rendahnya visibilitas dan branding usaha. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital mitra melalui penguatan literasi digital, optimalisasi saluran pemasaran digital, dan pengembangan identitas visual usaha. Pendampingan dilaksanakan pada UMKM Namira Bakery yang bergerak di bidang roti, pastry, dan jajanan basah di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, dengan melibatkan satu owner dan sepuluh karyawati. Metodenya adalah pendampingan partisipatif melalui observasi, analisis kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung serta perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan soft skill digital berupa kemampuan membuat konten, storytelling, dan interaksi dengan konsumen. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan pengikut Instagram 218 menjadi 254 dengan 1.344 viewers reels, peningkatan pengikut Facebook 1.209 menjadi 1.234, serta akun Shopee aktif dengan 49 pengikut dan menerima pesanan, sehingga membuktikan efektivitas pendampingan berbasis kebutuhan dalam mendukung keberlanjutan usaha.Abstract: Limited Limited digital literacy and the suboptimal use of social media and marketplaces are the main problems faced by the Namira Bakery MSME, resulting in low visibility and business branding. This mentoring aims to increase the digital marketing capacity of partners by strengthening digital literacy, optimizing digital marketing channels, and developing the business's visual identity. The mentoring was carried out at the Namira Bakery MSME, which operates in the bread, pastry, and wet snacks sector in Lamongan Regency, East Java Province, involving one owner and ten female employees. The method used was participatory mentoring through observation, needs analysis, training, direct practice, and monitoring and evaluation. Evaluation was carried out through direct observation and comparison of conditions before and after the mentoring. The results of the mentoring showed an increase in digital soft skills in the form of content creation, storytelling, and interaction with consumers. Quantitative results showed an increase in Instagram followers from 218 to 254 with 1,344 reel viewers, an increase in Facebook followers from 1,209 to 1,234, and an active Shopee account with 49 followers and receiving orders, thus proving the effectiveness of needs-based mentoring in supporting business sustainability.
OPTIMALISASI TATA KELOLA PRODUKSI DAN MANAJEMEN LIMBAH PADA UMKM DM SEAFOOD UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KEBERLANJUTAN USAHA Suyitno, Suyitno; Wahyuningsih, Yuie; Wibowo, Teguh Hadi; Elsania, Ardista Dwi; Putri, Silvi Aulia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36387

Abstract

Abstrak: Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk membantu UMKM di sektor pengolahan hasil laut dalam meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha melalui optimalisasi tata kelola produksi dan manajemen limbah. UMKM di daerah pesisir Indonesia, khususnya dalam pengolahan hasil laut, menghadapi tantangan signifikan terkait keterbatasan teknologi dan pengelolaan bahan baku serta limbah yang tidak efisien. Program ini mengusulkan penerapan teknologi sederhana namun tepat guna, seperti freezer besar, spinner, dan gas deep fryer, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mengurangi pemborosan bahan baku serta limbah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini meliputi pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, implementasi teknologi, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 10 peserta dari UMKM mitra yang berfokus pada penerapan teknologi baru dan peningkatan keterampilan manajerial. Hasil utama menunjukkan peningkatan kapasitas produksi harian dari 5-10 kg menjadi 20-25 kg, pengurangan produk cacat dari 15% menjadi 5%, serta efisiensi waktu pengelolaan limbah yang meningkat sebesar 30%. Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif terkait pengelolaan bahan baku, produksi, serta dampak lingkungan, yang menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDG 8 dan SDG 12 dengan memberdayakan masyarakat pesisir dan meningkatkan daya saing produk melalui penerapan teknologi tepat guna dan sistem manajerial berbasis data.Abstract: The purpose of this service program is to assist MSMEs in the marine products processing sector in improving operational efficiency and business sustainability through optimizing production governance and waste management. MSMEs in Indonesia's coastal areas, especially in the processing of seafood, face significant challenges related to technological limitations and inefficient management of raw materials and waste. The program proposes the application of simple but appropriate technologies, such as large freezers, spinners, and gas deep fryers, which are expected to increase production capacity and reduce waste of raw materials and waste. The methods used in the implementation of this program include a participatory approach that includes socialization, technical training, technology implementation, and evaluation. This activity involved 10 participants from partner MSMEs who focused on the application of new technology and improving managerial skills. The main results show an increase in daily production capacity from 5-10 kg to 20-25 kg, a reduction in defective products from 15% to 5%, and an increase in waste management time efficiency by 30%. The evaluation was carried out by collecting qualitative and quantitative data related to raw material management, production, and environmental impact, which showed the success of the program in improving operational efficiency and business sustainability. The program contributes to the achievement of SDG 8 and SDG 12 by empowering coastal communities and increasing product competitiveness through the application of appropriate technologies and data-driven managerial systems.