Penelitian ini memaparkan konsep, bentuk, dan dampak positif integrasi sains dengan agama di SMP Muhammadiyah Plus Batam. Bentuk integrasi sains dan agama diwujudkan dengan penggabungan kurikulum nasional dan kurikulum Ismuba (Islam Muhammadiyah dan Bahasa Arab). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa konsep integrasi sains dan Ismuba diwujudkan dalam bentuk bangunan kurikulum yang baku dan diterapkan dalam proses pendidikan. Dengan integrasi sains dan teknologi berimplikasi pada pendidikan Islam antara lain: pertama, berimplikasi dalam hal kurikulum SMP Muhammadiyah Plus Batam, mengantarkan peserta didik agar memiliki hasrat dan kemampuan untuk melakukan penelitian (riset) pada bidang-bidang sains untuk kemudian menemukan “titik sambungnya” dengan realitas objektif yang terjadi pada wilayah keagamaan. Kedua, implikasi dalam proses belajar mengajar, guru mengembangkan imajinasi kreatif. Dan ketiga implikasi dalam aspek pendidikan sosial keagamaan. Dengan paradigma integratif, menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sebuah keyakinan dalam beragama. Kata Kunci: Integrasi, Agama, Sains, Ismuba