Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian kombinasi pakan buatan berbasis Kalambuai (Pomacea canaliculata) dan atraktan usus ayam terhadap pertumbuhan ikan Baung (Mystus nemurus) dalam sistem budidaya akuarium. Penelitian dilakukan selama 56 hari dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan, mencakup kombinasi proporsi Kalambuai, pakan komersial, dan atraktan usus ayam, serta satu perlakuan kontrol tanpa bahan tambahan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang dan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), konversi pakan (FCR), serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C, yaitu kombinasi Kalambuai 50%, pakan komersial 40%, dan atraktan usus ayam 10%, memberikan hasil terbaik secara signifikan dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan C menghasilkan pertumbuhan panjang 23,67 cm, berat 97,57 g, serta nilai SGR dan efisiensi FCR paling optimal. Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antar perlakuan (Fhitung > Ftabel), dan uji lanjut Duncan mengonfirmasi bahwa perlakuan C merupakan perlakuan yang paling unggul secara statistik. Sementara itu, perlakuan kontrol (100% pakan komersial) menunjukkan pertumbuhan paling rendah. Selama penelitian, kualitas air tetap berada dalam kisaran optimal sehingga tidak menjadi faktor pembatas. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi pakan lokal Kalambuai dan atraktan usus ayam merupakan alternatif pakan fungsional yang efektif dan ekonomis untuk meningkatkan pertumbuhan ikan Baung dan dapat diterapkan dalam budidaya skala kecil secara berkelanjutan