Penelitian ini memiliki tujuan mengembangkan sebuah aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat digunakan di Android melalui Smart Apps Creator (SAC) untuk mata pelajaran IPAS dengan fokus materi "Bumi Kita Terancam Bahaya" khususnya subtopik "Ragam Permasalahan Lingkungan Akibat Perbuatan Manusia" untuk siswa kelas VI SD. Latar belakang penelitian didasari oleh capaian nilai siswa yang tergolong rendah adapun rata-ratanya hanya 60,35 dan itu belum memenuhi standar KKM 70,00, serta proses pembelajaran yang masih menggunakan media tradisional seperti buku teks yang kurang mampu membangkitkan minat dan memperdalam pemahaman siswa terhadap permasalahan lingkungan yang rumit. Metodologi penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dengan lima fase yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Lokasi penelitian di SDN Rinjani dengan 31 siswa kelas VI B sebagai partisipan. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dihasilkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase validasi media 98,8% dan validasi materi 95,6%. Aspek praktikalitas mendapat respons sangat baik dari guru dan siswa dengan pencapaian 100% dalam kategori sangat praktis. Keefektifan media terbukti melalui peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan berdasarkan uji nonparametrik Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, serta nilai N-Gain 0,735 yang mengindikasikan peningkatan kategori tinggi. Seluruh siswa menunjukkan peningkatan skor dari pretest ke posttest tanpa ada yang mengalami kemunduran. Keunggulan media pembelajaran Android ini meliputi fleksibilitas akses tanpa terbatas ruang dan waktu karena dapat beroperasi secara offline, kelengkapan elemen pembelajaran terintegrasi mencakup materi, kuis interaktif, dan simulasi percobaan, serta fitur audio narasi yang mendukung beragam gaya belajar siswa. Penelitian ini berkontribusi pada transformasi digital pendidikan dengan menyajikan alternatif media pembelajaran yang inovatif, praktis, dan efektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran IPAS di jenjang pendidikan dasar.