Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kinerja Pegawai Negeri Sipil Dinas Kependudukandan Catatan Sipil Dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Abdullah, Muhammad Fuad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.58461

Abstract

Adanya persepsi yang buruk dari masyarakat luas tentang pegawai negeri sipil (PNS) harusnya menjadi kritikan keras bagi pemerintah.Pemberdayaan PNSharus dilaksanakan dengan maksimal, karena pegawai merupakan pelaku dan penggerak mekanisme dalam sistem pemerintahan dan sebagai pelayan publik. Realitanya PNS memang masih jauh dari yang diharapkan sebagai pelayanan publik yang dapat menjadi public figur, karena stigma PNS yang tidak disiplin, kerja berasas ekonomis pragmatis dan rendahnya kualitas pelayanan sudah mengakar di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pegawai negeri sipil dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Surabaya dalam pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), dan mengukur baik atau tidak baik Kinerja yang mereka lakukan. Untuk menelusuri kinerja aparat pemerintah, digunakan tipe penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif dalam mengolah dan menyajikan data. Sumber data diperoleh melalui informan, responden dan studi dokumentasi, penelitian ini dilaksanakan di pemerintah kota Surabaya. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan ditemukan beberapa hal yaitu berdasarkan kategori job deskription, masih adanya pegawai yang tidak mempunyai agenda kerja.Untuk kategori kualitas, mental kerja dan profesionalisme pegawai masih rendah khususnya pada kedisiplinan pegawai.Sedangkan dilihat dari integritas, masih ada pegawai yang bekerja hanya dengan motif ekonomi bukan sebagai tugas pelayanan masyarakat. Sedangkan secara garis besar dapat disimpulkan hasil penelitian ini menunjukan kinerja pegawai negeri sipil dinas kependudukan dan catatan sipil relatif baik.
Empirical Evidence of Environmental Degradation Using Geospatial Technology in Tasik Temenggor, Royal Belum Perak, Malaysia Kamaruzzaman, Kamilia; Salleh, Siti Aekbal; Pardi, Faezah; Abdullah, Muhammad Fuad; Foronda, Vladimir; Khushairi, Zulfadhlan Ahmad; Abu Hassan, Muhamad Soleh; Dom, Nazri Che
Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/geoplanning.12.2.215-238

Abstract

Freshwater ecosystems are vital ecosystems for life, but in reality, they face severe pressure from anthropogenic activities, climate change, and land use changes. These conditions cause the environmental degradation process to accelerate, as is the case in Lake Temenggor, Malaysia. This study examines environmental degradation in Tasik Temenggor, Malaysia, using geospatial techniques to analyze land surface temperature (LST), normalized difference vegetation index (NDVI), land use and land cover (LULC), water quality, and air temperature. The aim of this study is to identify factors associated with environmental degradation, specifically focusing on climate and meteorological parameters and analyzing their temporal changes through spatio-temporal analysis. Data used were obtained from Landsat 8 OLI/TIRS and field observations, processed using ArcGIS Pro with Principal Component Analysis (PCA) and Weighted Overlay Analysis (WOA). The results show increasing degradation in agricultural and development areas, while forest zones remain relatively stable. Consistent LST classification is applied across all years to ensure valid temporal comparisons. The integration of PCA and WOA demonstrates a robust methodological framework that supports effective environmental monitoring. These findings highlight the practical utility of geospatial techniques in conservation planning and suggest targeted interventions for high-risk areas. In conclusion, this study demonstrates the application of geospatial technology in monitoring and assessing environmental degradation in Tasik Temenggor.