Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Business Intelligence Menggunakan Tableau Untuk Visualiasi Data Pengumpulan Dan Penyaluran Zakat Di Indonesia (Studi Kasus Badan Amil Zakat Nasional) Amri, Achmad Maulana; Agustina, Fenni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59218

Abstract

Kemiskinan adalah salah satu tantangan utama di Indonesia. Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk mengurangi kemiskinan salah satunya adalah melalui zakat yang memiliki potensi sebagai sumber dana sosial. BAZNAS sebagai badan pengelola zakat menghimpun laporan zakat dalam skala nasional. Namun, pelaporan zakat seringkali dilakukan secara periodik sehingga akurasi data yang rendah, karena laporan hanya disusun pada akhir periode tertentu, informasi yang tersedia tidak mencerminkan kondisi terkini. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan business intelligence menggunakan Tableau untuk visualisasi data informasi dalam proses pengumpulan dan penyaluran zakat di Indonesia. Untuk menentukan efektivitas penyaluran zakat diukur menggunakan metode Net Allocation To Collection Ratio (NACR) dan Zakah Allocation Ratio (ZAR), yaitu perbandingan antara jumlah zakat yang disalurkan dengan yang dikumpulkan. Dengan Tableau, data zakat dapat divisualisasikan secara interaktif, sehingga memungkinkan BAZNAS untuk memantau dan menganalisis tren pengumpulan, serta penyaluran zakat di berbagai wilayah dengan lebih transparan dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan ekonomi yang kuat seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur memiliki presentase pengumpulan yang cukup tinggi, namun daerah seperti DKI Jakarta mengalami penurunan efektivitas penyaluran dan pengumpulan turun dari 92 persen pada tahun 2021 menjadi 86 persen pada tahun 2023. Daerah lain, seperti Maluku, Papua Barat, dan Kalimantan memiliki presentase pengumpulan yang lebih rendah tetapi jumlah mustahik tetap meningkat. Penggunaan Tableau sangat membantu memahami efektivitas distribusi zakat. Ini juga memungkinkan BAZNAS untuk memantau dan menganalisis secara interaktif pola dan tren pengumpulan dan distribusi zakat di berbagai wilayah.