Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe smart solar tracker dual axis yang terinspirasi dari gerakan bunga matahari dalam mengikuti arah matahari, dengan tujuan memaksimalkan penyerapan energi pada panel surya. Sistem smart solar tracker ini didesain agar panel dapat bergerak secara otomatis pada dua sumbu (horizontal dan vertical) sehingga orientasi panel selalu optimal terhadap posisi matahari sepanjang hari. Pengujian dilakukan dengan menggunakan mini panel surya pada rentang waktu pukul 10:00 hingga 15:00 WIB di kota Surabaya selama tujuh hari, dengan pengamatan perubahan voltase dan output charger pada kondisi cuaca yang beragam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem smart solar tracker dual axis mampu meningkatkan efisiensi penyerapan energi, ditunjukkan dengan rata-rata voltase sebesar 11,05 V dan output charger sebesar 5,10 V pada kondisi cuaca cerah. Meskipun terjadi penurunan kinerja pada kondisi cuaca berawan, sistem ini secara keseluruhan terbukti lebih efektif dibandingkan panel statis dalam mempertahankan daya keluaran yang konsisten. Rancangan yang terinspirasi dari mekanisme pergerakan bunga matahari berhasil diterapkan pada sistem tracking, sehingga panel dapat terus menyesuaikan posisinya sesuai perubahan posisi matahari. Sebagai tindak lanjut, disarankan pengembangan algoritma pelacakan yang lebih adaptif terhadap perubahan intensitas cahaya pada cuaca berawan, penggunaan sensor cahaya berpresisi tinggi, dan implementasi prototipe pada panel dengan kapasitas lebih besar untuk hasil yang lebih akurat. Melalui hasil penelitian ini, prototipe smart solar tracker dual axis berbasis gerakan bunga matahari diharapkan dapat menjadi solusi dalam optimalisasi penggunaan energi surya secara lebih efisien dan berkelanjutan.