Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS br. Ginting, Milawati; Br Surbakti, Nenni Lestari; Siregar, Rizka Hilda; Ginting Suka, Beril Syahputra; Tesalonika Br Tarigan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang berlandaskan prinsip akuntabilitas di kantor notaris, guna meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam operasional keuangan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kantor Notaris/PPAT Meynila Kesuma Ginting, tim pengusul memberikan pelatihan dan sosialisasi mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, penerapan sistem pencatatan keuangan sederhana, serta pengelolaan anggaran dan perpajakan sesuai regulasi. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyusunan materi, pelatihan langsung, pendampingan, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah memahami penerapan prinsip akuntabilitas, pentingnya sistem pencatatan yang terstruktur, serta penggunaan teknologi dalam pengelolaan keuangan. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendukung terciptanya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan bagi kantor notaris, sekaligus meningkatkan literasi keuangan dan legal masyarakat. Latar belakang: Pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan adalah aspek penting dalam operasional kantor notaris untuk memastikan akuntabilitas dan integritas dana. Namun, banyak kantor notaris menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan dan pemenuhan regulasi, yang berpotensi mengganggu stabilitas keuangan dan kualitas layanan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan keuangan yang terstruktur dan profesional, meliputi perencanaan, pencatatan, pengendalian, dan evaluasi, guna meningkatkan efisiensi, keberlangsungan, dan kepercayaan masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, diharapkan dapat diberikan pelatihan dan sosialisasi tentang pengelolaan keuangan yang optimal sesuai standar profesi dan regulasi, sehingga meningkatkan kompetensi dan daya saing kantor notaris dalam memenuhi kebutuhan hukum masyarakat. Tujuan: Tujuan melakukan kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat dapat memahami pentingnya perencanaan keuangan yang disertai legalitas hukum. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum-keuangan serta mengenalkan peran notaris sebagai pihak netral yang membantu masyarakat dalam menyusun dokumen legal terkait keuangan secara tepat dan sah. Metode: Metode pelaksanaan pengabdian ini diterapkan untuk kantor notaris dalam pemahaman strategi pengelolaan keuangan. Tahapan pengabdian ini meliputi: (1) tahap pra pengabdian (observasi dan asesmen, penyusunan materi, dan koordinasi dengan mitra); (2) tahap implementasi (melakukan pelatihan dan workshop, pendampingan langsung, serta bimbingan teknis atau konsultasi lanjutan); (3) tahap analisis dan kesimpulan. Hasil: Mitra dapat menerapkan pembukuan harian dengan format yang lebih terstruktur, membuat laporan keuangan bulanan yang disusun dan diarsipkan sebagai bentuk pertanggungjawaban, serta semakin meningkatkan kesadaran mitra tentang pentingnya audit internal untuk mencegah fraud. Kesimpulan: Peserta mulai memahami materi penerapan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang baik dan efektif terutama dalam memisahkan asset pribadi dan kantor. Peserta juga sudah memahami sistem pembukuan yang terstruktur, pentingnya laporan keuangan berkala yang memenuhi standar transparansi, dan pemahaman teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung efisiensi pencatatan keuangan
EVALUASI ATAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP EFISIENSI PELAYANAN NASABAH DI PEGADAIAN KABANJAHE Siregar, Rizka Hilda; Br Surbakti, Nenni Lestari; Br Sitepu, Anggi Anggreini
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jma.v10i2.6697

Abstract

Latar belakang: Perkembangan era digital dan transformasi teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia bisnis, termasuk pada sektor jasa keuangan. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kepada nasabah. PT Pegadaian (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembiayaan dan jasa gadai dituntut untuk memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan transparan. Oleh karena itu, penerapan SIA yang efektif menjadi kebutuhan utama dalam menunjang aktivitas operasional perusahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan   Sistem   Informasi   Akuntansi (SIA) dan menganalisis pengaruhnya terhadap efisiensi pelayanan nasabah di Pegadaian Cabang Kabanjahe Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi suatu fenomena secara mendalam dalam konteks nyata dan alamiah. Penelitian ini berusaha memahami "bagaimana" dan "mengapa" penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) mempengaruhi efisiensi pelayanan nasabah, hanya sekadar mengukur hubungan variabel secara statistik. Melalui pendekatan ini, peneliti dapat menggali proses, persepsi, kendala, dan dinamika yang terjadi secara langsung di lapangan Hasil: penerapan Sistem Informasi Akuntansi di Pegadaian Cabang Kabanjahe telah membantu meningkatkan efisiensi pelayanan nasabah, khususnya dalam mempercepat waktu transaksi, meningkatkan akurasi pencatatan, serta menekan potensi kesalahan administrasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala dalam penerapan SIA, antara lain keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, gangguan sistem, dan ketergantungan pada infrastruktur teknologi Kesimpulan: bahwa penerapan Sistem Informasi Akuntansi berkontribusi positif terhadap efisiensi pelayanan nasabah di Pegadaian Cabang Kabanjahe, meskipun diperlukan upaya peningkatan melalui pelatihan SDM dan optimalisasi sistem agar manfaat yang dihasilkan dapat lebih maksimal.