This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Muhammad Habibi, Irwan Fadillah Pohan, Muhammad Azhar Ali Wibowo, Algan Torik Fauzan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA POTENSI BAHAYA DAN RESIKO KEGIATAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DENGAN METODE HIRARC (STUDI KASUS: PT. ABC) Muhammad Habibi, Irwan Fadillah Pohan, Muhammad Azhar Ali Wibowo, Algan Torik Fauzan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa potensi dan resiko kegiatan bongkar muat yang di terminal peti kemas pelabuhan dengan cara observasi lapangan dan wawancara kepada pekerja di terminal sehingga diketahui potensi bahaya yang ada pada kegiatan bongkar muat. HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) adalah metode identifikasi yang digunakan untuk meninjau hazard suatu operasi atau proses secara sistematis, teliti dan terstruktur yang dapat menimbulkan resiko merugikan bagi manusia, fasilitas, lingkungan, atau system yang ada serta menjelaskan penanggulangan resiko. Di PT ABC ditemukan masih adanya pekerja yang tidak menggunakan APD lengkap dengan potensi bahaya pekerjaan dan risiko pada pekerjaan bongkar muat peti kemas di PT ABC antara lain tertimpa material atau benda berat, tergelincir dan terjatuh. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analitik dengan observasi langsung dan wawancara mendalam kepada 4 orang informan yaitu, 1 orang Supervisor, 2 orang HSSE Officer dan 1 orang Foreman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada penilaian dan penentuan tingkat risiko ditemukan sebanyak 25 sumber bahaya (hazard) dan menimbulkan 13 Risiko kecelakaan dalam 5 proses kerja, yang termasuk 17 risiko dengan kategori sedang (Medium), 6 risiko dengan kategori tinggi (High) yaitu : kecelakaan truck, tenggelam, terjatuh dari ketinggian peti kemas, tergores sling crane, patah kaki terjatuh dari tangga/peti kemas, tangan terjepit/tergores, meninggal tertimpa peti kemas, cacat tubuh dan cedera berat. Disarankan kepada PT ABC agar memperhatikan kegiatan di lapangan pada setiap proses bongkar muat peti kemas sehingga tidak ada terjadinya kecelakaan di lapangan pada saat bekerja.