Roseven Rudiyanto
Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyusunan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Produk Wisata Lolos Dengan Metode Appreciative Participatory Planning And Action Roseven Rudiyanto
JURNAL AKADEMISI VOKASI Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Akademisi Vokasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63604/javok.v2i1.24

Abstract

Desa Wae Lolos memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan. Namun, terdapat kendala dalam pengembangannya, seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pendekatan dalam merancang program pengembangan SDM adalah dengan metode Appreciative Participatory Planning and Action. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan sumber daya manusia berbasis produk wisata yang dirancang berdasarkan potensinya. Dalam pengumpulan data dalam penelitian ini digunakan wawancara, dimana Pokdarwis dijadikan sebagai sumber dan teknik observasi. Pada tahap penemuan diketahui bahwa Desa Wae Lolos memiliki tiga potensi wisata, yaitu 1) wisata alam, seperti air terjun, pemandian air panas, dan persawahan; 2) wisata budaya, seperti tarian tradisional dan berbagai upacara; dan 3) produk cinderamata masyarakat, seperti sambal kemiri dan topi re'a. Kemudian pada tahap mimpi, Kelompok Sadar Wisata Ceriah telah menetapkan visi yaitu Desa Wisata unggulan berbasis wisata alam dan budaya lokal, berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pada tahap perancangan dapat dirancang enam produk berdasarkan potensi yang ada yaitu 1) birdwatching, 2) waterfall trekking, 3) mandi di mata air Wae Kolang, 4) produk kemiri kemiri, 5) produk herbal temulawak, dan 6) topi re’a. Pelatihan dan pendampingan Pokdarwis Ceriah sangat penting untuk menyediakan layanan dan produk pariwisata yang berkualitas.
Analysis of the Multiplier Effect of the Golomori Sunset Run Event on the Local Economy I Nengah Dasi Astawa; Reynaldo Angga Siagian; Roseven Rudiyanto; Ni Wayan Noviana Safitri; Made Satria Pramanda Putra
JURNAL AKADEMISI VOKASI Vol 4 No 2 (2025): JURNAL AKADEMISI VOKASI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63604/wbny2z34

Abstract

The Golo Mori Sunset Run was evaluated for its economic, socio-cultural, and environmental impacts. The event generated a strong economic multiplier effect, with each unit of investment producing more than twice the level of local economic activity, primarily driven by participant spending, local MSME engagement, and volunteer compensation, while indirect and induced effects further circulated benefits within the community. Socio-culturally, the event promoted healthy lifestyles, strengthened social interactions, and highlighted local culture through participation by sports communities and Manggarai cultural performances, although volunteer gender distribution revealed both traditional role segmentation and areas of inclusivity. Environmentally, initiatives such as a ban on single-use plastics and the provision of refill stations were positively received, yet gaps in waste management, including limited trash bins and reliance on internal cleaning teams, were noted. Overall, the Golo Mori Sunset Run demonstrates how a sports event can simultaneously stimulate local economic growth, foster socio-cultural engagement, and encourage environmentally responsible practices, contributing to sustainable community development.