Pembelajaran kooperatif diakui secara luas dalam penelitian pendidikan Indonesia sebagai pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan mendorong kolaborasi dan tanggung jawab bersama, pembelajaran kooperatif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan mendukung, sehingga mendorong keinginan intrinsik siswa untuk belajar. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: 1) Meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam konteks mata kuliah Pembelajaran IPA di SD, dan 2) Menguji efektivitas penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada mata kuliah pembelajaran ipa untuk mengetahui apakah dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa atau tidak. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, dengan pendekatan kuantitatif dan perspektif keilmuan, yaitu pendekatan pedagogis dan psikologis. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan panduan observasi, lembar angket, dan formulir dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran STAD pada mata kuliah pembelajaran ipa dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Motivasi belajar mahasiswa umumnya berada dalam kategori sedang. Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada mata kuliah pembelajaran ipa terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dijelaskan oleh fakta bahwa nilai t lebih besar daripada nilai th, sehingga H1 dapat diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata kuliah pembelajaran ipa.