Kholifah, Dewi Ummu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Tasawuf Akhlaqi Abdul Qādir Al-Jailānī dan Relevansinya Terhadap Problematika Modernitas (Studi Pada Kitab Sirrul Asrār Wamazhharul Anwāri Fīmā Yahtāju Ilaihil Abrār) Kholifah, Dewi Ummu
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v3i2.11327

Abstract

Sejatinya manusia menyadari bahwa aspek esoteris lebih penting daripada aspek eksoteris. Namun fakta dewasa ini menunjukkan bahwa aspek esoteris tertinggal jauh di belakang kemajuan aspek eksoteris, fakta bahwa orientasi manusia menjadi kian materialis dan pragmatis yang berujung pada rusaknya tatanan akhlak manusia. Kondisi ini membuat manusia mulai melirik ilmu tasawuf  sebagai solusinya. Tasawuf sebagai ilmu esoterik Islam memang menarik untuk diperbincangkan, terlebih pada masa awal-awal adanya tarekat seperti tarekat yang ditokohi oleh Abdul Qādir al-Jailānī sebagai syaikh yang pertama pada tarekat Qadiriyah. dalam tulisan ini peneliti akan menyajikan konsep tasawuf akhlaqi Syaikh Abdul Qādir Al-Jailānī dan relevansinya terhadap solusi problematika modernitas. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pustaka dengan sumber primernya kitab yang berjudul Sirrul Asrār Wamazhharul Anwāri Fīmā Yahtāju Ilaihil Abrār karya Syaikh Abdul Qādir  al-Jailānī, serta beberapa artikel dan buku sebagai data sekundernya. Analisis data menggunakan metode deskriptif, konten analisis, dan metode historis. Dalam Islam, tasawuf akhlaqi adalah tasawuf yang berkonsentrasi pada perbaikan akhlaq. Dalam buku ini Syaikh Abdul Qādir al-Jailānī memberikan penjelasan tentang kewajiban-kewajiban fundamental Islam. Meskipun pemikirannya klasik, tapi penting ditelaah mengingat masih relevan bagi kebutuhan pada zaman modern.