Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANTAUAN PENURUNAN MUKA TANAH DI KAWASAN WATUKOSEK MENGGUNAKAN METODE SIPAT DATAR Anjasmara, Ira M.; Masrul , Masrul
GEOID Vol. 10 No. 2 (2015)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v10i2.1461

Abstract

Patahan Watukosek yang terletak di Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo merupakan patahan yang terbentuk sebagai akibat dari proses tumbukan lempeng Eurasia dengan lempeng Australia. Aktifnya patahan ini diyakini men- gakibatkan terjadinya fenomena deformasi vertikal dari permukaan tanah disekitar patahan tersebut. Deformasi vertikal dapat berupa penurunan muka tanah (subsidence) atau kenaikan muka tanah (uplift). Untuk memantau perubahan perg- erakan tinggi muka tanah, salah satu metode yang dapat digunakan adalah pengukuran sipat datar. Sistem tinggi yang digunakan adalah sistem tinggi ortometrik yang bereferensi terhadap geoid.Dari hasil pengukuran dan pengolahan data yang dilakukan, didapat bahwa terjadi perubahan tinggi muka tanah pada kawasan yang dilewati oleh patahan Watukosek. Pemantauan yang dilakukan selama 2 bulan menunjukkan terjadinya perubahan tinggi muka tanah yang bervariasi pada setiap titiknya. Perubahan tinggi muka tanah paling besar terjadi pada BM PLNG pada perbandingan kala 1 & kala 2 dengan nilai sebesar -0,305 m (subsidence) dan perubahan yang paling kecil terjadi pada BM TTG-1305 pada perbandingan kala 1 & kala 3 dan kala 2 & kala 3, dengan nilai sebesar -0,011 m (subsidence) dan pada perbandingan kala 2 & kala 3 sebesar 0,011 m (uplift).
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Mpasi Tinggi Protein Dan Asam Lemak Esensial Berbasis Pangan Lokal Oleh Ibu di Batam Selvia, Anisya; Azima , Fauzan; Masrul , Masrul; Yani , Finny Fitry
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56624

Abstract

Pola pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) oleh ibu di Indonesia khususnya di Kota Batam belum optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak. Persentase Growth Faltering yang dapat berujung stunting pada anak balita di Provinsi Kepulauan Riau Pada Tahun 2022 adalah 18,9% dimana 15,2% terjadi di Kota Batam. MPASI yang diberikan ibu pada anaknya lebih fokus pada pemberian makanan tinggi karbohidrat dan sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian MPASI Tinggi Protein dan Asam Lemak Esensial berbasis pangan lokal. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan partisipan berjumlah 9 orang yang terdiri dari 6 orang informan utama yaitu 1 orang kader dan 5 orang ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan, 1 orang bidan koordinator, 1 orang tenaga pelaksana gizi, dan 1 orang informan pendukung yaitu kepala puskesmas. Temuan menunjukkan bahwa program pemerintah yang dilaksanakan oleh puskesmas terkait pencegahan atau penanganan growthfaltering telah dilaksanakan namun terhambat oleh keinginan masyarakat yang ingin di fasilitasi sepenuhnya serta kurangnya pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI tinggi protein dan Asam Lemak Esensial berbasis pangan lokal.