Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Geometri Jalan Tambang Berdasarkan Teori AASHTO dan KepMen ESDM No 1827K/30/Mem/2018 pada Area Pertambangan menggunakan Data Foto Udara (Studi Kasus: Sanga – Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur) Setiaji, Wahyu Soleh; Hariyanto, Teguh
GEOID Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v19i1.1785

Abstract

Berdasarkan KepMen ESDM No 1827 K/30/MEM/2018, geometri jalan tambang harus sesuai dengan peraturan yang ada dengan tujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan jalan tambang. Area penelitian difokuskan pada area pit karena jalan pada area pit masih berupa tanah sehingga lebih rentan terhadap perubahan daripada jalan utama yang sudah berupa beton. Pada penelitian ini membahas terkait hubungan geometri jalan dengan keselamatan kerja pada pertambangan. Kajian geometri jalan tambang mengacu pada AASHTO dan acuan standar keamanan jalan tambang menggunakan KepMen ESDM No 1827 K/30/MEM/2018. Pemantauan geometri jalan tambang dilakukan menggunakan metode foto udara untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja. Geometri jalan meliputi lebar jalan, kemiringan jalan (grade), kemiringan melintang dan superelevasi jalan. Pengambilan data geometri jalan menggunakan metode foto udara, dari data foto udara tersebut didapatkan data orthophoto dan DEM (Digital Elevation Model) untuk mendapatkan data koordinat dan elevasi. Pengolahan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan berdasarkan teori AASHTO, setelah didapatkan data geometri jalan kemudian dilakukan analisis kesesuaian dengan standar yang ada pada KepMen ESDM No 1827 K/30/MEM/2018. Hasil dari penelitian didapatkan tingkat kesesuaian parameter kemiringan (grade) sebesar 68.2% memenuhi standar, tingkat kesesuaian parameter lebar sebesar 58.5% memenuhi standar, tingkat kesesuaian parameter kemiringan melintang 79.4% memenuhi standar, dan tingkat kesesuaian parameter superelevasi adalah 50% memenuhi standar.
ANALYSIS OF THE SUITABILITY OF GRADE PARAMETERS, ANGLE OF TURN AND WIDTH OF PIT A MINE ROAD TO ENSURE THE SAFETY AND SECURITY OF THE MINE UNIT USING AERIAL PHOTOGRAPHIC DATA Alawi, Ahmad Zaki; Setiaji, Wahyu Soleh
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): September
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v3i2.568

Abstract

One of the applications of survey science that exists in mining is aerial photo surveys. Data from aerial photo surveys can be used and utilized in various jobs, one of which is monitoring work including monitoring the safety of mining roads. Monitoring of mining roads aims to ensure the security and safety of workers in the process of mineral mining. In this study, the implementation of an aerial photo survey to provide an evaluation of the safety of mining roads based on the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 1827 K/30/MEM/2018. The evaluation of the safety of mining roads is based on three parameters, namely road grade, road width, and road turn angle. Planning for the evaluation of the mine road was carried out through the data collection stage through an aerial photo survey on July 12, 2022, and data processing using Agisoft Metashape and ArcGIS. The output in data processing is in the form of a mine road safety map per parameter. Based on the results obtained in the classification of road grade values, a grouping was carried out with 4 classes, namely the very safe class, the safe class, the warning class, and the hazard class. For road grade parameters, 31% of mining roads at pit A site Alhasanie PT Equalindo are included in the dangerous category. In the width parameter of the mining road, 70% of the status is safe and has been in accordance with the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 1827 K/30/MEM/2018. In the parameters of the turning angle of the mining road, 73% of the status is safe and has been in accordance with the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 1827 K /30/MEM/2018.