Peran perempuan di dalam rumah tangga pada saat ini telah bergeser ke luar rumah, dalam arti perempuan keluar rumah untuk bekerja membantu sang suami. Fenomena peran perempuan bekerja sangat besar, dapat di lihat dari semangat para perempuan dalam bekerja. Perempuan di desa Genduang ini bekerja sehari-hari, keadaan demikian membuat perempuan memiliki dua peran sekaligus, yakni peran domestik yang bertugas mengurus rumah tangga dan peran public yang bertugas di luar rumah atau bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui peran dan alas an perempuan yang telah berkeluarga bekerja sebagai karyawan di PT.ISS (Indonesia Servant Service), (2) mengetahui factor-faktor yang menyebabkan perempuan harus bekerja sebagai karyawan yang membuat perempuan memiliki peran ganda di dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan juga secara fenomenologi. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi seta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan perempuan di PT.ISS (Indonesia Servant Service) yang memiliki peran domestic dan peran public. Berdsarkan hasil penelitian dapat disimpulkan latar belakang perempuan bekerja sebagai karyawan di PT.ISS (Indonesia Servant Service) di karenakan adanya kebutuhan ekonomi keluarga yang kurang tercukupi, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Begitu pula dengan suami dari karyawan yang juga bekerja di PT lain, sehingga mereka mengizinkan istri untuk bekerja sebagai karyawan karena latar belakang dan kebutuhan yang makin meningkat.