Studi ini mengkaji sejauh mana komitmen organisasi memengaruhi niat untuk keluar (turnover intention) pada karyawan Gen-Z yang bekerja di sektor perbankan di Kota Padang. Latar belakang kajian ini didasari oleh meningkatnya kecenderungan generasi muda, khususnya Gen-Z, untuk berpindah pekerjaan dalam waktu singkat. Karakteristik Gen-Z yang adaptif pada teknologi, pragmatis, serta menuntut keseimbangan kerja-hidup, kerap menimbulkan tantangan dalam mempertahankan loyalitas mereka pada organisasi. Pendekatan kuantitatif menjadi landasan dalam kajian ini, dengan metode survei serta teknik pengambilan sampel yang bertujuan dipergunakan untuk mengumpulkan data. Sejumlah 122 karyawan tetap bank di Kota Padang yang berusia 15 hingga 30 tahun menjadi responden dalam kajian ini. Instrumen penelitian berupa skala komitmen organisasi serta turnover intention yang telah melalui uji validitas serta keandalan. Berdasarkan hasil analisis regresi, ditemukan jika komitmen organisasi mempunyai pengaruh negatif yang signifikan pada niat pergantian, dengan tingkat signifikansi p < 0,05 serta koefisien penentuan sejumlah 0,313. Temuan ini memperlihatkan jika semakin tinggi tingkat komitmen organisasi, maka semakin kecil kemungkinan karyawan Gen-Z untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Temuan ini memperkuat pentingnya upaya peningkatan komitmen organisasi sebagai strategi retensi karyawan muda di sektor perbankan. Kajian ini memberi implikasi teoritis dalam pengembangan literatur perilaku organisasi serta rekomendasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia di institusi keuangan.