Netanya Joshlyn Cahyana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Aromaterapi Lavender dalam Menurunkan Tingkat Stres Mahasiswa Universitas X Setiyanti, Kornelia Erista; Michelle Shalom Harjanto; Priska Grace Sulistiyono; Vania Winandi; Netanya Joshlyn Cahyana; Avelina Garcia
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 1 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i1.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender dalam menurunkan tingkat stres mahasiswa semester 2 Universitas X. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tingkat stres pada mahasiswa yang berada dalam masa transisi akademik dan sosial, yang dapat berdampak negatif apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berbentuk one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 10 mahasiswa semester 2 yang dipilih berdasarkan hasil kuesioner DASS-42 dengan kategori stres ringan hingga parah. Pengukuran tingkat stres dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan skala DASS-42. Intervensi dilakukan dengan memberikan aromaterapi lavender melalui diffuser selama 15 menit di ruangan yang dikontrol secara kondusif. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata stres dari 19 (kategori sedang) menjadi 15,1 (kategori ringan). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai t hitung sebesar 12,264 > t tabel 2,093, yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat stres. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya mengenai efektivitas aromaterapi lavender dalam meredakan stres, dan menunjukkan bahwa intervensi ini dapat menjadi alternatif sederhana dan efektif dalam pengelolaan stres mahasiswa.