Gumelar, Briyan Adit
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kecepatan Pemakanan dan Variasi Jenis Material terhadap Konsumsi Energi Proses Drilling Gumelar, Briyan Adit; Yudiyanto, Eko
Journal of Mechanical Engineering Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v2i3.4586

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter pemesinan dan variasi material terhadap konsumsi energi pada proses drilling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan eksperimen. Pada penelitian ini memvariasikan kecepatan pemakanan dengan nilai 18, 37, dan 55 mm/menit dan variasi jenis material yang digunakan adalah Aluminium 6061, ST 37, dan ST 40 terhadap konsumsi energi. Proses penelitian dilakukan dengan menghitung konsumsi energi dan energi spesifik berdasarkan material removal rate (MRR). Hasil pada penelitian ini didapatkan bahwa pada Aluminium 6061, terdapat peningkatan kecepatan pemakanan secara signifikan dengan menurunkan konsumsi energi total dari 4499,91 J menjadi 2028,52 J dan energi spesifik dari 13,77 J/mm³ menjadi 4,83 J/mm³. Tetapi, pada material ST 37 dan ST 40, konsumsi energi kembali meningkat pada kecepatan 55 mm/menit setelah menurun di 37 mm/menit. Energi spesifik untuk ketiga material menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya MRR, bahwa energi spesifik Aluminium 4,8–13,9 J/mm³ lebih tinggi dari rentang 0,4–1,1 J/mm³. Sedangkan pada material ST 37 dan ST 40 5,8–16,4 J/mm³ berada dalam rentang standar baja 2,7–9,3 J/mm³. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pada kecepatan tinggi, meskipun terdapat penurunan energi spesifik, namum konsumsi energi justru meningkat. Ini terjadi karena peningkatan gaya pemotongan yang membutuhkan daya lebih besar. Sehingga pentingnya memilih kecepatan pemakanan yang tepat sesuai jenis material untuk dapat munurukan konsumsi energi dalam proses drilling.