Masa pubertas merupakan fase perkembangan penting yang dialami anak usia sekolah dasar (SD), ditandai oleh perubahan fisik, hormonal, dan emosional yang signifikan. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengalami fluktuasi emosi yang kompleks dan kesulitan dalam mengelolanya, sehingga berdampak langsung terhadap pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan yang dihadapi anak SD selama masa pubertas serta merumuskan strategi pendampingan yang efektif dalam pengelolaan emosi dan penguatan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur kritis, dengan merujuk pada studi-studi terkini tahun 2020–2025 yang relevan dengan perkembangan anak, pendidikan karakter, dan regulasi emosi. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan emosional dari orang tua dan guru, penerapan pendidikan karakter secara kontekstual, serta komunikasi terbuka menjadi kunci dalam membantu anak menghadapi transisi pubertas secara sehat. Pendampingan yang tepat mampu meningkatkan empati, kepercayaan diri, dan ketahanan moral anak dalam menghadapi tekanan sosial maupun psikologis. Kajian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang suportif dan adaptif guna membentuk karakter anak yang tangguh dan seimbang secara emosional.