Permasalahan yang sering terjadi dalam pembelajaran al-Qur’an Hadits di sekolah adalah kurangnya minat belajar siswa, rendahnya partisipasi dalam proses pembelajaran, serta kurangnya keterkaitan materi dengan permasalahan kehidupan sehari-hari. Maka solusinya adalah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dalam mata pelajaran al-Qur’an hadits. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fenomenologik naturalistik (phenomenological approach) yang bermakna memahami peristiwa dalam kaitannya dengan orang dalam situasi tertentu, dengan jenisnya penelitian deskriptif rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive, yaitu MAN 2 Tulungagung. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Analisis data dengan teknik analisis data: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya penerapan model ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, baik dari segi proses maupun hasil belajar siswa. Model ini mampu mengubah paradigma pembelajaran yang semula bersifat teacher-centered menjadi student-centered, di mana siswa lebih aktif dalam mencari, menganalisis, dan menyimpulkan informasi berdasarkan kasus nyata yang disajikan. Pembelajaran berbasis masalah merupakan model yang tepat dan efektif untuk diterapkan dalam mata pelajaran al-Qur’an Hadits di MAN 2 Tulungagung, terutama dalam rangka mengembangkan pemahaman keislaman siswa yang kontekstual, aplikatif, dan membentuk karakter Islami yang kuat.