Penelitian ini mengeksplorasi sistem pengetahuan tradisional yang dimiliki oleh dukun bayi dalam praktik medis dan spiritual. Meliputi berbagai aspek, dari pemahaman tentang proses persalinan hingga penggunaan ramuan, mantra, dan aspek spiritual dalam pengobatan. Fokus kajian ini menyoroti kuatnya kepercayaan warisan spiritual dalam pendekatan penyembuhan dukun bayi. Mereka memiliki peran vital dalam momen penting seperti kelahiran dan perawatan bayi. Sementara sistem pengetahuan tradisional ini masih menarik bagi sebagian masyarakat, perkembangan medis modern menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan praktik dukun bayi. Mereka terjebak dalam paradoks antara kepercayaan tradisional dan kemajuan teknologi medis, berada di persimpangan antara dua dunia yang berbeda. Perubahan masyarakat menuju praktik medis modern telah mengubah dinamika praktik dukun bayi, meskipun peran mereka tetap penting dalam warisan budaya dan sistem kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendalami sistem pengetahuan tradisional yang dimiliki oleh dukun bayi, yang bertempat di Desa Gadungan, Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang diterapkan adalah field research atau penelitian lapangan. Pendekatan ini bertujuan untuk menguraikan suatu gejala atau situasi dengan sistematis, sehingga subjek penelitian dapat dipahami dengan lebih mendalam. Kesimpulan yaitu Pengetahuan yang dimiliki oleh dukun bayi meliputi berbagai hal, dari pengobatan tradisional hingga spiritualitas yang dalam. Mereka mengerti tata cara persalinan, perawatan bayi, serta metode pengobatan tradisional yang melibatkan ramuan, mantra, dan ritual spiritual lainnya. Kekuatan spiritual dan pemikiran holistik sangat memengaruhi pendekatan mereka dalam proses penyembuhan. Dukun bayi juga berperan sebagai penghubung antara dunia gaib dan dunia fisik serta memiliki peran signifikan dalam peristiwa kelahiran dan perawatan bayi.