This Author published in this journals
All Journal Jurnal Global Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Sinduran dalam Kultur Pernikahan Adat Jawa di Desa Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Ahmad Rahmatullah M, Andi
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sinduran ialah salah satu prosesi pernikahan adat jawa di Kabupaten Tulungagung. Tradisi ini digelar ketika seseorang memiliki hajat untuk menikahkan putra-putrinya. Sinduran disebut juga dengan “Sinengepan Sindur”, artinya ialah prosesi pernikahan yang dimana kedua mempelai pengantin dibalut dengan kain sembari diantar oleh ayah dari wanita menuju pelaminan. Penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian kualitatif lapangan. Berikut adalah beberapa poin yang mendukung kualifikasi penelitian ini sebagai penelitian kualitatatif. Metode Pengumpulan Data dengan menggunakan Observasi, Wawancara. Penggunaan wawancara sebagai metode pengumpulan data juga menunjukkan sifat kualitatif penelitian ini. Wawancara memberikan kesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang makna simbolik tradisi pernikahan adat Jawa, serta Dokumentasi. Metode Analisis Data yang menggunakan kualitatif deskriptif. Ini menunjukkan bahwa penelitian ini lebih fokus pada pemahaman mendalam terhadap konteks dan makna simbolik yang muncul dari prosesi ritual sinduran. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengenai prosesi ritual sungkeman dalam pernikahan. Hal ini mencerminkan tujuan untuk memahami fenomena dengan mendalam dan kontekstual. Fokus pada Makna Simbolik Penelitian ini menitikberatkan pada makna simbolik tradisi pernikahan adat Jawa, baik secara umum pada ritual sinduran. Ini mencerminkan pendekatan kualitatif yang menekankan pemahaman makna dan interpretasi dari perspektif partisipan. Karakteristik Penelitian Kualitatif: Penelitian kualitatif umumnya bersifat deskriptif, mendalam, dan kontekstual. Pernyataan bahwa setiap prosesi pernikahan adat Jawa memiliki makna simbolik yang dipercaya masyarakat sebagai bentuk awal menanamkan nilai-nilai luhur dalam rumah tangga mencerminkan karakteristik penelitian kualitatif. Dengan demikian, penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai penelitian kualitatif lapangan yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan makna simbolik tradisi pernikahan adat Jawa di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.