Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi dan pola sebaran makroalga di Perairan Pantai Pasir Putih Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan Riyanti, Indra; Makmur, Kurnia; Latif, Ulfa Triyani A.; Rustam, Aswar
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 5 No 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v5i2.57026

Abstract

Makroalga merupakan organisme yang memiliki ukuran besar dan hidup di perairan, baik laut maupun air tawar dengan menempel pada substrat seperti batu, pasir, atau karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis serta pola persebaran makroalga yang didapatkan di Perairan Pantai Pasir Putih Kabupaten Wajo. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pengambilan sampel pada 3 stasiun dan sampel yang didapatkan selanjutnya diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 spesies makroalga yang ditemukan di Perairan Pantai Pasir Putih Kabupaten Wajo. Terdiri dari 8 jenis alga merah (Rhodophyceae), 2 jenis alga coklat (Phaeophyceae) dan 3 jenis alga hijau (Chlorophyceae). Pada stasiun I (substrat berbatu) terdapat 41 individu, stasiun II (substrat berpasir) sebanyak 18 individu, dan stasiun III (substrat berbatu campur berpasir) terdapat 34 individu. Makroalga yang dominan adalah alga merah jenis Eucheuma spinosum dan E. cottoni, sedangkan makroalga yang jarang ditemukan adalah Corallina sp. Pola sebaran makroalga yang didapatkan dikategorikan mengelompok dan acak. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik substrat berperan penting dalam menentukan kelimpahan dan komposisi spesies makroalga, serta memberikan dasar bagi upaya konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati pesisir secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Wajo.
SUPLEMENTASI AIR KELAPA PADA MEDIA MURASHIGE & SKOOG UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN KENTANG SECARA IN VITRO Armita, Devi; Riyanti, Indra
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i2.6148

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum) merupakan salah satu komoditas pertanian yang potensial dikembangkan sebagai alternatif sumber karbohidrat. Akan tetapi produksi kentang di Indonesia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan nasional karena keterbatasan bibit yang berkualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pemenuhan bibit kentang berkualitas yaitu melalui perbanyakan in vitro (kultur jaringan). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penambahan air kelapa pada media Murashige & Skoog (MS) eksplan batang kentang. Alasan penggunaan air kelapa karena kandungan hormon, asam amino, dan berbagai jenis unsur hara esensial yang penting bagi pertumbuhan eksplan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), perlakuan terdiri dari empat konsentrasi air kelapa (50 ml/L, 60 ml/L, 100 ml/L, dan 150 ml/L) dengan 3 kali ulangan. Parameter pengamatan meliputi persentase planlet hidup, tinggi tunas, jumlah daun, dan tinggi planlet. Hasil menunjukkan pemberian air kelapa tidak berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter pertumbuhan planlet kentang yang diamati. Namun konsentrasi air kelapa yang menghasilkan pertumbuhan planlet kentang tertinggi yaitu pada konsentrasi 100 ml/L untuk parameter tinggi planlet dan konsentrasi 150 ml/L untuk parameter tinggi tunas, jumlah daun serta persentase hidup eksplan. Sehingga pemberian air kelapa dengan konsentrasi 100 ml/L dan 150 ml/L direkomendasikan sebagai suplemen dalam media MS untuk pertumbuhan kentang secara in vitro.