This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1012181147, DHANI GRADIYANTO
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WANPRESTASI DEBITUR KENDARAAN RODA DUA TERHADAP PT. ADIRA FINANCE DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DI KOTA SINGKAWANG NIM. A1012181147, DHANI GRADIYANTO
Jurnal Fatwa Hukum Vol 8, No 3 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. Adira Finance is a company engaged in consumer financing for motor vehicles and is one of the largest in Indonesia. With the presence of PT ADIRA FINANCE in Singkawang city, the community's needs in the transportation sector (motorcycles) can be met through consumer financing agreements between the community (debtors) and PT. However, a financing agreement does not rule out the possibility that one party may fail to fulfill their obligations as agreed, and such a party can be said to be in breach of contract or default. This thesis formulates the problem: 'What Factors Cause Debtors to Default in Consumer Financing Agreements at PT. ADIRA Finance in Singkawang City?' The author uses the empirical legal research method with a descriptive analytical approach for this thesis. Empirical legal research is research that originates from the gap between theory and reality, using hypotheses, theoretical foundations, conceptual frameworks, secondary data, and primary data. Descriptive methods are procedures to solve problems faced by describing the current state based on existing facts at the time of research. PT. ADIRA FINANCE in Singkawang has obligations with its debtors; however, debtors do not fulfill their obligations as per the agreement. PT. ADIRA FINANCE in Singkawang is in default under consumer agreements due to the lack of funds at the due date of monthly bill payments, as well as urgent needs. The legal consequences arising from the debtor's default are that they are required to compensate in the form of penalty payments. Keywords: Agreement, Consumer Financing, Default Abstrak PT. Adira Finance adalah perusahaan yang bergerak dalam pembiayaan konsumen kendaraan bermotor dan merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Dengan hadirnya PT ADIRA FINANCE di kota Singkawang, kebutuhan masyarakat dibidang transportasi(motor) dapat terpenuhi melalui perjanjian pembiayaan konsumen antara masyarakat(debitur) dengan PT. Namun suatu perjanjian pembiayaan tidak menutup kemungkinan jika terjadi salah satu pihak lalai dalam melaksanakan kewajibannya seperti yang diperjanjikan maka pihak yang lalai tersebut dapat dikatakan cidera janji atau wanprestasi. Skripsi ini memuat rumusan masalah: "Faktor Apa Yang Menyebabkan Debitur Wanprestasi Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Pada Perusahaan PT. ADIRA Finance di Kota Singkawang?" Adapun metode penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian hokum empiris dengan pendekatan deskriptif analisis. Penelitian hukum empiris yaitu penelitian hukum yang berasal dari kesenjangan antara teori dengan kehidupan nyata yang menggunakan hipotesis, landasan teoritis, kerangka konsep, data sekunder dan data primer. Metode deskriptif yaitu suatu prosedur untuk memecahkan masalah yang dihadapi dengan menggambarkan keadaan pada saat sekarang, berdasarkan fakta yang ada sewaktu penelitian. PT. ADIRA FINANCE Kota Singkawang dengan debitur tentu saja ada kewajiban, akan tetapi debitur tidak memenuhi kewajibannya seperti dalam perjanjian. PT. ADIRA FINANCE Kota Singkawang wanprestasi dalam perjanjian konsumen adalah dikarenakan tidak adanya uang pada saat tanggal pembayaran tagihan bulanan serta adanya kebutuhan yang mendesak. Akibat hukum yang ditimbulkan dikarenakan debitur yang wanprestasi adalah diminta ganti rugi berupa pembayaran denda. Kata Kunci : Perjanjian, Pembiayaan Konsumen, Wanprestasi