Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna keindahan dalam pandangan Islam berdasarkan hadits-hadits Rasulullah SAW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana Islam memaknai keindahan, tidak hanya dari aspek lahiriah, tetapi juga mencakup nilai-nilai akhlak, kesederhanaan, dan spiritualitas atau dimensi transendental yang bersumber dari wahyu dan teladan Nabi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan wawancara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap sumber-sumber primer berupa hadits shahih, literatur klasik dan kontemporer, serta wawancara dengan tokoh akademisi Islam yang kompeten di bidang akhlak dan estetika Islam. Analisis data dilakukan secara tematik, dengan mengelompokkan data berdasarkan tiga fokus utama: keindahan yang bersumber dari akhlak, keindahan yang tidak bersifat hura-hura, serta keindahan yang memiliki dimensi transendental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang keindahan sebagai ekspresi dari kesempurnaan akhlak, kesederhanaan hidup, dan kedekatan spiritual kepada Allah SWT. Keindahan bukan hanya tampak dalam bentuk fisik, tetapi lebih dalam lagi tercermin melalui sikap, niat, dan amal saleh. Dengan demikian, Islam memberikan panduan etis dan spiritual yang utuh dalam memahami dan mengekspresikan keindahan sebagai bagian dari ibadah dan jalan menuju keridhaan Ilahi.