Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Periwayatan Hadis: Pengertian, Bentuk Periwayatan, Syarat, Dan Metode Periwayatan Bahar, Nur Qalbi Fitratunnisa; Khalik, Subehan; Ahmad, La Ode Ismail
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 6 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk membangun pemahaman mengenai teknik-teknik periwayatan hadis meliputi bentuk periwayatan hadis, syarat yang harus dipenuhi dalam proses periwayatan hadis serta metode yang digunakan dalam periwayatan hadis. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang dipadukan dengan studi kepustakaan (library research). Sumber data berasal dari beragam literatur yang relevan, di antaranya adalah buku, artikel jurnal, dan sumber pustaka lainnya yang membahas secara komprehensif bentuk, syarat, dan metode periwayatan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periwayatan hadis secara umum mencakup dua bentuk yaitu periwayatan lafaz dan periwayatan maknawi. Periwayatan hadis adalah kegiatan yang melibatkan dua sisi, yaitu penerima atau pengambil seperti murid dan ini dikenal istilah tahammul dan periwayat atau pemberi yaitu seorang guru dan ini dikenal dengan istilah ada’. Baik penerima atau periwayat harus memenuhi beberapa syarat agar hadis yang diriwayatkan dapat diterima. Dalam proses periwayatan hadis, terdapat berbagai metode yang digunakan, antara lain as-Sima' (mendengar), al-Qira’ah (membaca), al-Ijazah (izin untuk meriwayatkan), al-Munawalah (memberi), al-Mukatabah (menullis), al-I'lam (pemberitahuan), al-Washiyah (wasiat), dan al-Wijdan (penemuan). Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman terhadap validitas suatu hadis sehingga memperkuat literatur keilmuan Islam serta mencegah kesalahpahaman dalam praktik agama. Penelitian ini terbatas pada kajian teoritis teknik periwayatan sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian komparatif takhrij hadis agar penelitian lebih aplikatif.
Strategi Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif Bahar, Nur Qalbi Fitratunnisa; Usman; Alwi, Besse Marjani
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Wacana Nusantara-Januri 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18288170

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji mengenai definisi, karakteristik, langkah-langkah penerapan, dan model-model strategi pembelajaran kooperatif dan kolaboratif serta implikasinya dalam pembelajaran PAI. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pustaka (library research). Sumber data terdiri atas berbagai literatur yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, dan sumber pustaka lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kooperatif dan kolaboratif merupakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada kerja sama antarpeserta didik untuk mencapai tujuan belajar bersama. Karakteristik utama pembelajaran kooperatif dan kolaboratif mencakup adanya saling ketergantungan yang positif, interaksi langsung yang mendukung, tanggung jawab individu dan kelompok, keterampilan sosial, serta evaluasi kelompok. Langkah-langkah penerapan strategi ini dimulai dari perencanaan pembelajaran, pembentukan kelompok heterogen, pembagian peran dan tugas, kegiatan diskusi dan pemecahan masalah, presentasi hasil, hingga evaluasi serta refleksi bersama terhadap hasil belajar. Model-model pembelajaran yang termasuk dalam strategi kooperatif dan kolaboratif antara lain Jigsaw, Number Heads Together (NHT), Student Team Achievement Divisions (STAD), dan Team Accelerated Instruction (TAI). Implementasi dalam pembelajaran PAI dilakukan melalui pembentukan kelompok belajar yang aktif dan interaktif. Guru berperan sebagai fasilitator untuk membimbing proses diskusi, memberikan motivasi, melakukan evaluasi, dan memberikan penghargaan terhadap pencapaian kelompok. Dengan demikian, pembelajaran PAI menjadi lebih bermakna dan membangun nilai-nilai kebersamaan serta toleransi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penerapan strategi kooperatif dan kolaboratif dalam pembelajaran PAI dapat secara signifikan meningkatkan partisipasi peserta didik. Atas dasar temuan tersebut, kedua strategi tersebut direkomendasikan sebagai pilihan alternatif untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah.