Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Tanah Wakaf Sebagai Media Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Kadumekar Jalaludin, Jalaludin; Alamdhien, Hadi; Maulana, Deni; Ihsan, Ahmad Maulana
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/adindamas.v5i1.1427

Abstract

Based on the results of observations, the PKM team found several unique phenomena related to the empowerment of waqf land as a medium for local wisdom-based food security in Kadumekar Village, one of which is that public cemetery waqf land is still rarely used for the benefit of the community, the knowledge and behavior of the community who still blame each other regarding the use of waqf land, the harvest from the use of waqf land is used for the benefit of the community and the operation of the waqf manager. The purpose of this PKM is to carry out the empowerment of waqf land as a medium for local wisdom-based food security in Kadumekar Village. This PKM method uses observation, socialization and mentoring, monitoring and evaluation. The conclusion in this PKM is that the level of understanding of PKM partners before the implementation of mentoring activities gets a minimum score of 10/100 and the highest gets a score of 60/100, but after the implementation of mentoring activities gets a minimum score of 60/100, and a maximum score of 100/100. When averaged, the level of understanding of PKM partners has changed from an average score of 25.5 points in the category of very not understanding, changing drastically to 87 points in the category of very understanding. This achievement according to the PKM team is a very significant achievement. In addition, this PKM has a positive impact on the community in the form of understanding the definition of waqf land in detail, food security, the benefits of waqf land, utilization of waqf land based on local wisdom, challenges in utilizing waqf land, opportunities for diversification of waqf land management, waqf land management models, challenges in empowerment and knowing the positive impact of waqf land empowerment.
PENINGKATAN KAPASITAS REMAJA MASJID MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL BAGI REMAJA MASJID DI DESA KARYAMEKAR Nurhidayat, Yayat; Helmi, Irpan; Rachma Kurniaputri, Mega; Fitriani Fatonah, Nurul; Alamdhien, Hadi; Nurianti, Siti
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 4 (2026): Artikel Pengabdian bulan Januari-Maret 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i4.4531

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Literasi Digital remaja masjid di Desa Karyamekar, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Remaja masjid sebagai generasi muda yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan keagamaan diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan yang komunikatif, inspiratif, dan berintegritas. Namun, potensi besar ini belum sepenuhnya didukung dengan pelatihan yang memadai dalam aspek kepemimpinan dan komunikasi. Melalui kegiatan pelatihan ini, tim pelaksana akan memberikan materi dan pendampingan secara langsung kepada para peserta yang terdiri dari anggota remaja masjid di desa tersebut. Kegiatan dirancang dalam bentuk pelatihan partisipatif selama 2 hari yang mencakup teori dan praktik, dengan metode seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, role play, simulasi public speaking, dan studi kasus Literasi Digital. Adapun materi inti dalam pelatihan ini meliputi literasi digital pemanfaatannya dalam dakwah. Selain itu, pelatihan juga akan mengangkat nilai-nilai etika, tanggung jawab sosial, dan peran pemuda dalam penguatan nilai-nilai keislaman di masyarakat. Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan memiliki peningkatan signifikan dalam hal kepercayaan diri, kemampuan memimpin, serta keterampilan komunikasi yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan organisasi, kegiatan masjid, dan kehidupan sosial masyarakat. Program ini juga diharapkan menjadi titik awal bagi terbentuknya kader-kader muda yang siap menjadi pemimpin di masa depan, baik di lingkungan masjid maupun masyarakat desa secara umum.