Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sarudik Tapanuli Tengah Tahun 2025 Lely Desi Uli Basana; Meri Srikandi Silitonga
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2025): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Juli 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v2i7.1543

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dapat memengaruhi perkembangan janin, salah satunya risiko BBLR. Angka kejadian ibu hamil dengan KEK di Sumatera Utara terus meningkat tiap tahunnya. Pada tahun 2024 Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah dengan tingkat kejadian KEK tertinggi. Metode: Observasional menggunakan desain cross sectional. Populasi 115 ibu hamil, dengan teknik yang digunakan purposive sampling sebanyak 54 ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Sarudik dibulan Januari-Juni 2025 yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Data yang digunakan menggunakan data sekunder bersumber dari buku register KIA, rekam medis, buku kohort ibu serta analisis data ada dua yaitu univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-square. Hasil: Sebagian ibu hamil berada pada usia berisiko, paritas berisiko dengan tingkat pendidikan dasar, bekerja sebagai ibu rumah tangga dan mengalami anemia. Pada variabel usia nilai p-value 0,001, paritas nilai p-value 0,003, tingkat pendidikan p-value 0,002, dan status anemia p-value 0,001 sehingga ada kaitannya dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Sedangkan variabel jenis pekerjaan tidak ada kaitannya dengan kejadian KEK pada ibu hamil, nilai p-value 0,566. Kesimpulan: Determinan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Sarudik Tapanuli Tengah adalah usia, paritas, tingkat pendidikan dan status anemia ibu hamil.