Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Field Trip dalam Pembelajaran Menulis Deskripsi Berbasis Kearifan Lokal: Penelitian Agung Nasrulloh Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1616

Abstract

This research aims to describe and explain the application of learning to write descriptive essays based on local wisdom using the field trip method for class V students at SDN 2 Pupus, Ngebel District, Ponorogo Regency, Academic Year 2024/2025. This research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation. The technique used to analyze data in this research is the interactive model from Miles and Huberman. The results of this research are the implementation of learning to write descriptive essays based on local wisdom using the field trip method for class V students at SDN 2 Pupus, Ngebel District, Ponorogo Regency, Academic Year 2024/2025, running as planned.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA, MATERI TEKS PUISI KELAS X7 SMAN 4 MADIUN Ahmadia Wahyu Ferdiana; Agung Nasrulloh Saputro; Winarni Budi Hastuti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2552

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu meningkatkan hasil belajar di mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi teks puisi pada peserta didik kelas X7 SMAN 4 Madiun menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang mana dilakukan pendekatan CRT ini agar peserta didik memahami akan budaya yang di zaman sekarang di tahun 2025 ini sudah banyak kebudayaan, kesenian yang sudah dilupakan oleh anak-anak generasi ALPHA yang notabennya anak zaman sekarang yang dilihat hanyalah tiktok dan youtube itupun melihat permainan, film luar dan masih banyak lagi, seakan akan budaya yang bangsa Indonesia punya itu hanya ada di era kehidupan kaum milenial kebawah. Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada beberapa tahapan yang pertama yaitu perencanaan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan, pengamatan serta refleksi akhir. Subjek yang diteliti sejumlah 39 siswa juga dengan bantuan dari Bu Win dikelas X7 serta adanya tes untuk mengumpulkan sejumlah data yang ada, dengan hasil awal siklus tercapai 33,48%, pada siklus I mencapai kemajuan menjadi 71,41%, kemudian dilanjutkan pada siklus II yang menunjukkan perubahan yang signifikan mencapai 88,65%. Jadi setelah peneliti menyimpulkan bahwa pendekatan CRT guna meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X7 pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia dapat membantu peserta didik untuk mencapai kemampuan belajar yang maksimal sesuai dengan masing-masing kriteria peserta didik.
Studi Literatur Tentang Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Penelitian Agung Nasrulloh Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3944

Abstract

This study aims to examine the integration of local wisdom in Indonesian language learning through a comprehensive literature review. The research background stems from the need to provide contextual, meaningful, and relevant learning to the socio-cultural environment of students. The research method uses a literature study approach by analyzing various scientific sources in the form of journals, books, and research reports published in the last ten years. The results of the study indicate that local wisdom has great potential in improving language skills, learning motivation, and understanding of students' cultural character. This integration has also proven effective in creating a more humanistic, interactive, and experience-based learning. Furthermore, this study identifies the need to strengthen the integration model that is more systematic and adaptive to curriculum development. These findings contribute by mapping strategies, challenges, and opportunities for developing Indonesian language learning based on local wisdom. Thus, this study is expected to serve as a reference for educators and researchers in designing learning that is responsive to the local cultural context.