Masalah absensi sangat berpengaruh dalam peningkatan kedisiplinan,dan waktu bekerja. Saat ini karyawan masih ada yang absensi dengan menitipkan tanda tangannya kepada karyawan yang lain dikarenakan setiap harinya selalu mengantri,dan antrian inilah yang menghambat waktu para karyawan untuk bekerja dan terkadang sesekali memicu kekesalan baik dari karyawan sendiri maupun atasan.Penyebab antrian itu sendiri adalah karena para karyawan harus mencari nomor absensi yang terkadang berubah disetiap bulannya,dan belum lagi terkadang selalu ada karyawan baru yang juga berpengaruh sehingga menyebabkan antrian yang sangat panjang. Untuk itu perlu solusi yang baik dalam menanganinya yaitu dengan membangun sebuah sistem absensi sidik jari. Dengan adanya sistem absensi sidik jari yang efisien di PT. MUARA TUNGGAL, maka pegawai tidak perlu lagi menitipkan tanda tangannya ,ataupun harus mengantri sangat lama karena setiap orang hanya melakukannya dengan sidik jari tanpa harus mencari nomor absensi dan tidak menghambat waktu bekerja terlalu lama. Sehingga, PT. MUARA TUNGGAL memerlukan enterprise architecture karena perusahaan ingin kedepannya dapat bersaing dengan perusahaan yang lain dan juga mampu menyelaraskan bisnis, data, aplikasi, dan teknologi.Kata Kunci : Enterprise Arsitektur,FingerPrint,Absen