Cahya, Dimas Aufar Dwi
Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEROMBAK BIROKRASI: ANALISIS PENDEKATAN INTERAKSI SIMBOLIK DALAM PROSES TRANSFORMASI BIROKRASI SEKTOR PUBLIK Cahya, Dimas Aufar Dwi; Afifah, Rosa Aida
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 1 (2025): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i1.5125

Abstract

Pendekatan interaksi simbolik berfokus pada pemahaman terhadap dinamika interaksi sosial dalam membentuk realitas sosial yang utuh. Aktor dipahami sebagai subjek yang absolut dalam membentuk makna dan tindakan simbolik untuk merespons dan mempengaruhi objek lain di luar dirinya. Dalam kerangka interaksi simbolik inilah praktik transformasi birokrasi sektor publik dipahami lebih mendalam. Melalui metode studi literatur dengan analisis teoritik, peneliti menemukan premis penting bahwa transformasi birokrasi sektor publik pada prinsipnya merupakan realitas objektif yang dibentuk dan diterjemahkan secara simultan oleh aktor dalam interaksi sosial yang luas, melibatkan simbol, bahasa dan makna tertentu. Implikasi dari pendekatan ini kemudian adalah dapat menjadi alternatif metodologis dalam kajian-kajian reformasi birokrasi yang selama ini didominasi oleh pendekatan mainstream ilmu administrasi. Pendekatan interaksi simbolik memberikan gambaran lain terhadap praktik transformasi birokrasi sektor publik sebagai bagian dari realitas sosial objektif yang tidak bebas nilai. Kata Kunci: Aktor, Interaksi Simbolik, Transformasi Birokrasi
MELAYANI DAN MEMBERI ARTI: PUBLIC SERVICE MOTIVATION DALAM KEBIJAKAN PENYELESAIAN TENAGA HONORER DI JAWA TIMUR Cahya, Dimas Aufar Dwi; Afifah, Rosa Aida
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5482

Abstract

Kemelut permasalahan tenaga honorer di Indonesia menjadi isu penting yang patut memperoleh perhatian serius. Jumlah tenaga honorer pada tahun 2024 yang mencapai 1.789.050, membuat skenario penyelesainnya perlu dilakukan dengan cepat dan efektif. Jawa Timur sebagai wilayah dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia, mendapati persoalan yang serupa dengan jumlah tenaga honorer mencapai 119.367 orang pada tahun 2024. Sebagai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN, Kantor Regional II dituntut untuk berperan sebagai aktor utama dalam penyelesaian tenaga honorer di Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dan berpijak pada teori Public Service Motivation (PSM), penelitian ini menunjukkan komitmen dan dedikasi yang unik dari pegawai Kantor Regional II BKN Surabaya dalam melaksanakan kebijakan percepatan penyelesaian tenaga honorer. Hasil penelitian ini membagi temuan penting dalam tiga kategori motivasi intrinsik, yaitu dorongan rasional, berbasis norma, dan domain afektif, yang seluruhnya berkontribusi penting dalam kerja-kerja birokrasi yang dijalankan. Penelitian ini sekaligus memberikan wawasan empiris, mengenai pentingnya faktor intrinsik dalam perilaku dan operasi birokrasi, yang sekaligus menggeser motif insentif materiil sebagai determinan tunggal dalam membentuk perilaku pelayanan publik.