Mokoagow, Kalsum
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Berbasis Alam Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Di Ra Al Qur’an 1 Inaton Desa Inaton Kecamatan Modayag Barat Mokoagow, Kalsum
Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE) Vol 5 No 1 (2025): IJECE, Volume 5, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ijece.v5i1.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis alam bagi anak usia dini di RA Al Qur'an 1 Inaton yang melibatkan pendidik, staf, peserta didik, dan pengelola sekolah. Objek dari penelitian ini adalah proses pembelajaran anak usia dini berbasis alam di RA Al Qur'an 1 Inaton. Permasalahan ini dikaji dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian diverifikasi melalui keterlibatan yang lama, pengamatan terus-menerus, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbasis alam di RA Al Qur'an 1 Inaton ditanamkan melalui pendekatan multikultural, alami, dan tematik. Kurikulum yang digunakan meliputi kurikulum nasional dan kurikulum sekolah kecerdasan majemuk yang khas. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui pembelajaran kelompok dan kegiatan penunjang. Pembelajaran kelompok dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program-program unggulan yang mendukung kegiatan pembelajaran antara lain Basic Tahfidz serta Basic Science and Math. Pelaksanaan pembelajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelemahan yang ditemukan mencakup masalah dalam proses belajar mengajar, seperti kurangnya keahlian relevan dari para pendidik, kegiatan mengajar yang bersifat mendadak, lokasi sekolah, masalah pembayaran SPP, perilaku siswa yang mengganggu (troublemakers), penggunaan buku komunikasi (combook), dan waktu yang terbatas untuk kegiatan belajar di rumah. Sementara itu, kelebihan pelaksanaan pembelajaran ini meliputi penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana, kerja sama tim, keberlanjutan kegiatan belajar mengajar, kesadaran siswa, keterlibatan orang tua, dan partisipasi aktif siswa.