Ba’da Maudi, Laily
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Pembelajaran Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Al Amal Surabaya Ba’da Maudi, Laily
TADARUS Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya masih rendah. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kegiatan pembelajaran yang belum optimal. Dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menerapkan metode Problem Solving di kelas VII SMP Al Amal Surabaya dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) karena kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas tersebut masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dibagi ke dalam dua siklus, dan tiap-tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Terdapat empat tahapan dalam tiap siklusnya yaitu, perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya yang terdiri dari 38 anak. Perhatian peneliti ditekankan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan apabila rata-rata persentase indikator kemampuan berpikir kritis mencapai 75% dan apabila 75% peserta didik dari kelas VIII A memiliki nilai minimal 77 pada mata pelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan adaya peningkatan pada tiap indikator kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu (1) mengidentifikasi masalah naik sebesar 10%, (2) menemukan sebab kejadian peristiwa, sebesar 18%, (3) menilai dampak kejadian peristiwa, sebesar 25%, (4) memprediksi dampak lanjut, sebesar 26%, dan (5) merancang sebuah solusi berdasarkan masalah, sebesar 26%. Peningkatan tertinggi pada aspek memprediksi dampak lanjut dan merancang sebuah solusi berdasrkan masalah. Dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik disetiap indikatornya, maka secara umum terjadi pula peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP AL AMAL Surabaya.