Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Youth Rationality in the Digital Economy: Work Flexibility and Digital Skills of Jember University Students in Thrift and Skincare Businesses Through Social Media Platforms Ama Putri, Manie Sari; Cantika S, Diajeng Anugrah; Putratama, Dava; Vicho V, Tegar
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 2 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i2.8938

Abstract

This study examines the rationality of youth in responding to the development of the digital economy, particularly in the context of work flexibility and digital skills acquisition. Amid rapid digital transformation, young people are required to make rational decisions in choosing career paths, developing skills, and utilizing digital platforms to create job opportunities that align with their lifestyles and personal needs. Using a qualitative approach through ethnographic methods, this research explores how youth actively engage with technology—such as social media and digital marketing—in their daily work practices, including flexible job models like freelancing and the gig economy. The study employs Max Weber’s theory of social action, particularly the concept of instrumental rational action, to understand how young people determine goals and select the means used in their digital economic activities. The findings reveal that youth leverage work flexibility and digital skills as strategies to achieve economic independence and build professional identities, while also facing dilemmas such as the trend of flexing, which emphasizes appearance over substance. This research concludes that the rationality of youth in the digital economy reflects a complex adaptation involving pragmatic values, personal needs, and social pressures in the digital era. The findings are expected to serve as a reference for policymakers in designing youth empowerment programs that are more responsive to the challenges and dynamics of the digital labor landscape. 
Analisis Transformasi Budaya Festival Segoro Tari Topeng Kaliwungu dalam Membentuk Ekonomi Kreatif Guna Mendorong Perekonomian Daerah di Lumajang Febriansyah, Yohan Eka Wahyunda; Putratama, Dava; Saviola, Anakku; Pratama, Ovie Faiz
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.406

Abstract

Budaya menjadi ciri khas yang berada pada suatu daerah atau tempat serta melambangkan karakteristik daerah tersebut. Tari Topeng Kaliwungu, dimana dalam penampilannya menggunakan topeng atau penutup wajah merupakan tarian khas daerah Lumajang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana usaha ekonomi yang dipengaruhi oleh keterlekatan baik kuat maupun lemah dengan para pihak-pihak tertentu menentukan suatu praktik sosial yang ada. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan adapun penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Embeddedness/keterlekatan oleh Mark Granovetter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlekatan antara pihak internal yaitu penggiat kesenian dan eksternal yaitu beberapa pihak pendukung agar dapat mengembangkan kebudayaan ini agar dapat dijadikan sebagai ekonomi kreatif melalui festival segoro tari topeng kaliwungu. Hal tersebut bertujuan untuk membantu menaikan roda perekonomian daerah terutama bagi masyarakat setempat.