Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, kualitas sumber daya manusia dan motivasi terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah: (1) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (2) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (3) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. (4) Kompetensi, kualitas sumber daya manusia dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 72 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE dan uji hipotesis yang meliputi analisis koefisien korelasi, analisis determinasi, analisis regresi ganda, uji t dan uji F. Dari hasil penelitian didapatkan temuan sebagai berikut: (1) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,698 dan nilai koefisien determinasi sebesar 48,7%. (2) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,694 dan nilai koefisien determinasi sebesar 48,2%. (3) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,697 dan nilai koefisien determinasi sebesar 48,5%. (4) Kompetensi, kualitas sumber daya manusia dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,733 dan nilai koefisien determinasi sebesar 53,8%.