Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Can Strong Financials Prevent Collapse? Insights from the Consumer Goods Sector (2017–2022) Hasanah, Sevia; Rahman, Arief; Mahsina, Mahsina
Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 5 No. 2: April 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how profitability ratio, liquidity ratio, activity ratio, leverage ratio, and sales growth impact financial distress in the goods and consumer goods industry from 2017 to 2022. In this study, saturated sampling is used for the sampling technique. The classical assumption test is used for data analysis. In this study, profitability ratio (X1), liquidity ratio (X2), activity ratio (X3), leverage ratio (X4), and sales growth (X5) are independent variables, and financial distress (Y) is the dependent variable. The results of this study indicate that the profitability ratio measured using return on assets (ROA) has a positive effect on financial distress, the liquidity ratio measured using the current ratio (CR) does not affect financial distress, the activity ratio measured using total asset turnover (TATO) has a negative effect on financial distress, the leverage ratio measured using the debt to asset ratio (DAR) has a positive effect on financial distress, and sales growth has no effect on financial distress.
PELATIHAN LITERASI DAN PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA DI SMA PUI GEGESIK CIREBON Muhammad Anis Al Hilmi; Mohammad Rizky Krisnaputra; Hasanah, Sevia; Fitriyani; Andreyani; Pirmansyah, Ferdi Angga; Agustio, Asep Dwi Agustio; Safirah, Dewi; Ariyanto, Muhammad; Rosyad, Diva Salsabilla; Adelia, Putri; Selfiya; Afdilah, Linda Dwi; Faradila, Lulu Salsa; Syahadah, Lisa
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan remaja, yang berpotensi menghambat kemandirian ekonomi mereka di masa depan, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di SMA PUI Gegesik, yang berfokus pada pelatihan pencatatan keuangan dasar bagi siswa. Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pencatatan keuangan, membekali mereka dengan keterampilan untuk membuat catatan pendapatan dan pengeluaran sederhana, dan menumbuhkan kebiasaan mengelola uang saku secara efektif. Metode pelaksanaannya terdiri dari tiga tahap: penyampaian materi pencatatan keuangan dasar, praktik pencatatan pendapatan dan pengeluaran harian, dan diskusi kelompok untuk merefleksikan hasil pencatatan siswa. Kegiatan ini didukung dengan penyediaan format pencatatan sederhana yang dapat digunakan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya pencatatan keuangan dan kesadaran baru dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran. Meskipun masih ada tantangan dalam mencapai pencatatan yang konsisten, siswa mulai mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan dan menunjukkan antusiasme untuk melanjutkan praktik pencatatan keuangan. Dampak jangka panjang dari pelatihan ini diharapkan berupa pembentukan kebiasaan manajemen keuangan yang positif, sehingga siswa dapat berkembang menjadi individu yang lebih mandiri dan disiplin, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kata kunci: Literasi Keuangan, Pemuda, Pengabdian Masyarakat, Pencatatan Keuangan