Harum Ita Puspa Sari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ahlussunah Wal Jama'ah dan Nusantara: (Telaah Pemikiran Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA) M. Abdulloh Salim; Harum Ita Puspa Sari
FIRDAUS Vol 3 No 01 (2024): FIRDAUS: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam dan Living Qur'an
Publisher : FIRDAUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuannya terhadap kitab-kitab primer keilmuan Islam dan juga ketajamannya dalam membaca situasi masyarakat, membuat Said Aqil Siradj menjadi tempat untuk konsultasi dari para tokoh politik dan cendekiawan. Sehingga banyak orang yang memuji keilmuan Said Aqil Siradj dan menjulukinya sebagai ulama sekaligus akademisi. Dedikasi dan loyalitas beliau sangat banyak dimulai dari IPNU hingga menjadi ketua umum PBNU serta masuk jajaran MPR. Beliau sangat memiliki kedisiplinan yang sangat tinggi sejak kecil maka menuai hasil saat ini sebagai guru bangsa setelah Gus Dur. Salah satu pemikiran beliau tentang Islam Nusantara dan Ahlussunah Wal Jama'ah yang menjadi perbincangan di dalam intern warga NU. Ahlussunah Wal Jama'ah menurut Said Aqil Siradj adalah orang yang memiliki metode berpikir religius yang mencakup semua aspek kehidupan berdasarkan fondasi moderasi, menjaga keseimbangan dan toleransi. Sedangkan pemikirannya tentang Islam nusantara ialah Islam nusantara bukanlah sekte atau aliran baru dan tidak dimaksudkan untuk mengubah doktrin Islam. Menurutnya, Islam nusantara adalah pemikiran yang berlandaskan pada sejarah Islam yang masuk ke Indonesia yang tidak melalui peperangan, tetapi melalui kompromi terhadap budaya. Kata Kunci: Ahlussunah Wal Jama'ah, Nusantara, Said Aqil Siradj
Islam di Finlandia antara Kebebasan dan Diskriminasi Salim, M. Abdulloh; Aimmah, Qudwatul; Harum Ita Puspa Sari
FIRDAUS Vol. 1 No. 2 (2023): Juni
Publisher : FIRDAUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Finlandia tercatat sebagai negara yang aman dan nyaman untuk dihuni. Sebagian besar warga negara Finlandia memeluk Kristen. Namun demikian, Islam mempunyai ruang tersendiri. Islam mulai masuk dan  menorehkan kisah di Finlandia pada abad ke- 19 saat invasi Rusia. Negara dengan sistem Pendidikan terbaik di dunia ini sangat toleran dalam hal kebebasan beragama. Meski muslim di sana tidak dibatasi ruang geraknya, namun perjalanan mereka tidak selalu indah. Artikel ini membahas tentang sejarah masuk dan perkembangan Islam di Finlandia, kehidupan dan tantangan muslim sebagai minoritas serta situasi kontemporernya di Finlandia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis data dari berbagai sumber primer terkait sejarah serta perkembangan Islam di Finlandia, baik berupa buku, artikel ilmiah maupun dari situs berita online yang kredibel. Agama Islam mulai masuk ke Finlandia pada abad ke- 19 ketika masa kependudukan Rusia. Rusia  mendatangkan pekerja dan prajurit kaum muslim Tatar dari Turki. Dan mulai saat itulah, muslim Turki menetap dan berasimilasi dengan warga sekitar. Akan tetapi keberadaan muslim Tar-tar pada masa itu bersifat eksklusif dan tidak terbuka dengan komunitas lain, sehingga Islam kurang terdengar gaungnya. Kehadiran imigran muslim pada tahun 1990 lah yang membuat perkembangan muslim di Finlandia meningkat dan membuat wajah Islam semakin dikenal, sehingga banyak warga asli yang tersentuh dan memeluk Islam. Melalui undang - undang kebebasan beragama, semua warga Finlandia bebas mengekspresikan sikap keberagamaannya. Terbukti dengan banyaknya komunitas muslim dan masjid yang berdiri di Finlandia. Namun sebagai warga minoritas serta merebaknya islamophobia di Eropa, sebagian muslim di Finlandia tidak luput dari tindakan diskriminasi. Kata Kunci: Finlandia, Islam, Diskriminasi