Assegaf, Muhammad Afif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembacaan Dzikir Ratib Al-Attas dan Al-Haddad di Pesantren Modern Al-Qur’an Pekalongan: Studi Living Qur’an Assegaf, Muhammad Afif
Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies (JISNAS)
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/jisnas.v1i1.776

Abstract

Living Qur'an research on the practice of dhikr ratib Al-Attas and Al-Haddad in Pondok Pesantren Modern Al-Qur'an Buaran Pekalongan shows the integration of the Qur'an in the daily routine of Muslims. Anthropological qualitative research explores the meaning of dhikr in this tradition. Primary data were obtained through online interviews and observations with Santri and administrators. The results show that the dhikr routine is directed by K.H. Abdul Aziz al-Hafidz and is considered an act of worship, a companion to religious learning, and a means of tranquility. In Talal Asad's theoretical framework, the dhikr tradition is the result of the interaction of religion and culture, becoming the identity of the pesantren. The conclusion shows that dhikr in this pesantren is not only an act of worship but also part of the educational objectives, especially the memorization of the Qur'an. This study provides an in-depth insight into the livelihood of the Qur'an in pesantren communities.
ISTILAH SAKINAH MAWADDAH WA RAHMAH DALAM PERNIKAHAN (TELAAH ATAS PEMIKIRAN HAMKA) Assegaf, Muhammad Afif; Azkiyah, Ulfa Mina
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol. 25 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/xnqq2b95

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaplikasian pemikiran Buya Hamka tentang Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah (SAMAWA) serta relevansinya terhadap tantangan keluarga Muslim di era modern, dengan melihat pernikahan tidak hanya sebagai pelaksanaan ajaran agama, tetapi juga sebagai sarana membangun keluarga yang stabil, bahagia, dan sejahtera. Realitas konflik rumah tangga mendorong perlunya pemahaman nilai keagamaan yang lebih progresif, sehingga penelitian ini memfokuskan kajian pada aspek emosional, psikologis, dan moral dari konsep SAMAWA menurut Hamka. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan pendekatan deskriptif melalui penelusuran karya primer Buya Hamka, terutama Tafsir al-Azhar, serta literatur pendukung lainnya menggunakan kata kunci “Sakinah Mawaddah Rahmah,” “Hamka,” dan “tafsir keluarga” melalui Google Scholar dan perpustakaan digital, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sakinah merupakan ketenangan batin sebagai dasar bertemunya pasangan suami istri, yang berkembang menjadi mawaddah melalui tindakan nyata seperti menjaga kebersihan, bersolek, berperilaku lembut, dan saling menghormati, sedangkan rahmah muncul sebagai tahap kedewasaan hubungan berupa kasih sayang yang stabil dan penuh toleransi. Temuan ini menegaskan bahwa pemikiran Hamka tentang SAMAWA memiliki relevansi kuat untuk memperkuat ketahanan keluarga Muslim dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti perceraian dini, disharmoni, dan melemahnya fungsi keluarga.