p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PEDAGANG ECERAN ARAK BALI VATIQA KECAMATAN KRIAN Ismail Hasan Pambudi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan terhadap pedagang eceran Arak Bali VATIQA di Kecamatan Krian, sebuah area dengan karakteristik urbanisasi yang belum masif dan adopsi teknologi digital yang terbatas. Kepuasan pelanggan merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama bagi mereka yang menawarkan produk unik dengan nilai budaya seperti Arak Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipan selama enam bulan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis tematik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan Arak BaliĀ  VATIQA dipengaruhi secara signifikan oleh beberapa faktor utama, yaitu: (1) ketersediaan produk yang konsisten dan kualitas yang terjaga; (2) kemudahan dan fleksibilitas dalam proses transaksi, termasuk ketersediaan uang kembalian untuk pembayaran tunai dan alternatif pembayaran transfer; (3) aksesibilitas layanan melalui jam operasional 24 jam; (4) kecepatan dan efisiensi layanan; serta (5) fleksibilitas dalam pemenuhan kebutuhan pelanggan seperti layanan pengambilan barang secara custom dan pengiriman. Temuan ini menggarisbawahi efektivitas praktik layanan pelanggan tradisional dan personal yang diterapkan oleh Arak Bali VATIQA dalam menciptakan kepuasan pelanggan di tengah minimnya pemanfaatan teknologi digital. Simpulan utama menekankan bahwa fundamental layanan yang kuat, didukung oleh manajemen operasional dasar yang baik, dapat menjadi pilar utama kepuasan pelanggan, khususnya bagi UMKM yang beroperasi dalam konteks sosial-ekonomi serupa.
ANALISIS MANAJEMEN MUTU FINISHED GOODS PEDAGANG ECERAN ARAK BALI VATIQA KECAMATAN KRIAN Ismail Hasan Pambudi; Faqih Muhammad Alfarobi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen mutu (quality management) produk jadi pada level ritel informal, khususnya pedagang eceran Arak Bali VATIQA di Kecamatan Krian. Manajemen Mutu (MM) adalah komponen krusial dalam praktik logistik untuk memastikan produk diterima pelanggan dalam keadaan sempurna. Namun, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali tidak dapat menerapkan standar formal, sehingga memerlukan pendekatan Total Quality Management (TQM) yang Adaptif. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan observasi partisipatif selama enam bulan untuk mengidentifikasi bagaimana pedagang menerapkan prinsip TQM dan memenuhi dimensi kualitas produk (Performance, Features, Reliability). Hasil observasi menemukan bahwa model TQM Adaptif ini berfokus pada tiga pilar utama: Konsistensi Proses (volume 600ml yang seragam, memenuhi dimensi Conformance), Mutu Fungsional Kemasan (ketahanan botol yang kokoh, memenuhi dimensi Performance), dan Mutu Keamanan (integritas segel, memenuhi dimensi Reliability). Pendekatan ini secara strategis mengabaikan mutu citra formal (merek, label, komposisi) demi memaksimalkan Mutu Berbasis Nilai (Value-based Quality). Konsistensi tinggi yang dihasilkan dari implementasi TQM adaptif ini menumbuhkan Loyalitas Premium yang dikonversi menjadi modal sosial melalui Word-of-Mouth (WOM) yang kuat, menjelaskan bagaimana entitas informal dapat mencapai kepuasan pelanggan dan profitabilitas optimal tanpa memenuhi birokrasi standar formal. Temuan ini berfungsi sebagai acuan bagi UMKM dalam mengoptimalkan bisnisnya.