This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS SPORT MASSAGE DAN MASSAGE GUN TERHADAP KELENTURAN OTOT HAMSTRING ATLET ATLETIK SPRINT PUTRA 100 DAN 200M SMAN OLAHRAGA SIDOARJO Rizky Febrianto; Muhammad
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelenturan otot Hamstring sangat penting untuk performa atlet, terutama pelari jarak pendek, karena dapat meningkatkan panjang langkah dan mengurangi risiko cedera. Sport massage dan massage gun dapat membantu meningkatkan kelenturan otot Hamstring, namun masih ada perdebatan tentang efektivitas dan penggunaan yang optimal, terutama pada atlet remaja, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan strategi pemulihan yang paling efektif. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui efektivitas kedua metode tersebut, penelitian ini dilakukan pada sampel yang berjumlah 30 dengan sampel total populasi, metode penelitian pada penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMAN Olahraga Sidoarjo. Selanjutnya pada penelitian ini menunjukan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok sport massage dan kelompok massage gun. Nilai t yang signifikan pada kedua kelompok menunjukkan bahwa kedua treatment tersebut efektif dalam meningkatkan kelenturan otot Hamstring. Pada sport massage memperoleh peningkaan sebesar 28,25% dan massage gun memperoleh peningkatan sebesar 36,21%. Lalu hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa sport massage memiliki efek signifikan dalam meningkatkan kelenturan otot Hamstring dibandingkan dengan kelompok kontrol, namun massage gun tidak menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelompok kontrol. Perbedaan hasil antara keduanya mungkin disebabkan oleh faktor-faktor seperti teknik, intensitas treatment, dan respon individu. Dengan demikian pada penelitian ini dapat disimpulkab bahwa kedua metode tersebut sama sama efektif untuk kelenturan otot Hamstring.