This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Esther Meylina Sipahutar, Sahidatul Hasanah, Sukatno, Heri Kusriyanto, Reflis, Satria Putra Utama
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EKONOMI PENCEMARAN AIR TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI KAWASAN PESISIR: STUDI KASUS RT 9 PULAU BAAI Esther Meylina Sipahutar, Sahidatul Hasanah, Sukatno, Heri Kusriyanto, Reflis, Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air di wilayah pesisir bukan hanya menjadi isu lingkungan semata, melainkan juga menyentuh aspek kesehatan dan ekonomi masyarakat secara langsung. Penelitian ini mengevaluasi dampak pencemaran air yang bersumber dari limbah domestik, khususnya limbah deterjen rumah tangga, terhadap kondisi kesehatan dan beban ekonomi yang ditanggung oleh masyarakat di RT 9 Pulau Baai, Kota Bengkulu. Dengan menggunakan pendekatan Cost of Illness (COI), studi ini menghitung kerugian ekonomi yang muncul akibat gangguan kesehatan seperti infeksi kulit, diare, dan penyakit saluran pencernaan lainnya yang diduga kuat berhubungan dengan kualitas air yang tercemar. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata rumah tangga mengeluarkan biaya hingga Rp 375.000 per bulan untuk keperluan pengobatan, transportasi, serta kehilangan produktivitas akibat sakit. Dari sudut pandang ekonomi sumber daya alam dan lingkungan, temuan ini merefleksikan adanya eksternalitas negatif yang tidak tertangani oleh sistem tata kelola limbah yang ada. Secara lebih luas, pencemaran air di lingkungan padat penduduk tidak hanya mengganggu daya dukung ekosistem lokal, tetapi juga memperburuk derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan integrasi pendekatan lintas sektor antara pengelolaan lingkungan, sanitasi, dan kesehatan masyarakat, guna menekan dampak ekonomi serta menciptakan ketahanan lingkungan yang inklusif di kawasan pesisir.